banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan visi misi dan pogram serta strategi membangun daerah saat menghadapi efisiensi anggaran dalam dialog di stasiun radio di Tanjungpinang, Rabu (5/3/2025). F- diskominfo kepri

Ini Strategi Ansar Ahmad Membangun Kepri Saat Menghadapi Efisiensi Anggaran

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad memiliki visi misi serta program-program unggulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk pembangunan ke depan. Berikut ini strategi Ansar Ahmad membangun Kepri saat menghadapi keterbatasan dan efisiensi anggaran.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, arah pembangunan Kepri berlandaskan pada visi misi yang juga telah disahkan oleh DPRD Kepri. Bicara program, tentu mengacu kepada visi misi Provinsi Kepulauan Riau yang sudah disusun, dan kemudian disahkan oleh DPRD. Yakni membangun Kepri yang maju, makmur, dan merata.

“Selain itu, kita juga merujuk pada RPJMN yang merupakan visi misi Presiden dan Wakil Presiden dalam Asta Cita. Dari sana, kita menurunkan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan daerah,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyampaikan program dan strategi pembangunan daerah di saat menghadapi keterbatasan melalui stasiun radio di Tanjungpinang, Rabu (5/3/2025).

Beberapa program unggulan yang menjadi prioritas antara lain optimalisasi potensi kemaritiman dan keunggulan daerah secara berkelanjutan, percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antarpulau dan wilayah. Selain itu, Pemprov Kepri juga terus mendorong transformasi ekonomi berbasis pertumbuhan berkualitas yang terus meningkat.

“Kita juga fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter unggul dan berdaya saing, serta reformasi birokrasi dengan perluasan pemanfaatan teknologi informasi. Hal yang tidak kalah penting adalah program pembinaan keagamaan, pelestarian budaya, serta harmoni masyarakat,” tambahnya.

Terkait efisiensi anggaran, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, meskipun ada konsekuensi dari kebijakan efisiensi, namun manfaatnya juga besar bagi pembangunan daerah. Jika melihat dari sisi positif, berbagai pidato Presiden menegaskan bahwa efisiensi ini bertujuan untuk membangun Indonesia secara menyeluruh.

“Hasil dari efisiensi ini akan digunakan untuk program-program prioritas. Seperti penyediaan makanan bergizi, pembangunan sekolah unggulan seperti Sekolah Garuda, dan berbagai inisiatif lainnya yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden,” ungkap Ansar Ahmad.

Menghadapi keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemprov Kepri memiliki strategi dan berupaya melakukan berbagai inovasi. Antara lain dengan merangkul pihak swasta dan pihak ketiga lainnya untuk mempercepat pembangunan.

“Banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan dengan melibatkan sektor swasta. Dengan inovasi ini, pembangunan bisa terus berjalan meskipun dalam situasi efisiensi APBD,” jelasnya.

Inovasi lain yang disampaikan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyoroti permasalahan lahan terlantar di Kepri yang menjadi perhatian utama Pemprov.

“Kami telah bersilaturahmi dengan BPN Provinsi Kepri dan membahas tentang lahan-lahan terlantar di wilayah ini. Pemerintah pusat akan segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang tanah terlantar yang lebih kuat. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha baru,” paparnya.

Ia mencontohkan beberapa lokasi di sepanjang Trikora yang memiliki lahan terlantar selama puluhan tahun.

“Termasuk juga bekas tambang, kami sedang mencari cara agar bisa diambil alih oleh pemerintah dan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan serta pengembangan investasi baru. Dengan efisiensi dan inovasi, kita bisa terus membangun daerah ini agar semakin maju,” tegasnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota, serta instansi vertikal di Kepri.

“Saya fokus bagaimana membangun sinergi yang kuat bersama bupati dan wali kota. Kita hanya bisa bekerja dengan saling mengisi satu sama lain. Demikian juga dengan Forkopimda dan instansi vertikal yang ada di Kepri. Insya Allah kita akan terus memperbaiki dapur pemerintahan, karena keberhasilan kita tergantung dari efektivitas birokrasi yang kita jalankan,” demikian Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *