Batam, suaraserumpun.com – Sejumlah berkas persetujuan daerah strategis pengembangan Kawasan Rempang Eco City, telah ditandatangani BP Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (14/11/2024). Soal Rempang Eco City ini, Ansar Ahmad berjuang buat rakyat, Muhammad Rudi cari selamat.
Soalnya, dari semua berkas yang ditandatangani Wako Batam, BP Batam dan Pemprov Kepri itu, tidak terlihat tanda tangan Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Malah berkas surat dukungan dari Pemko Batam ditandatangani oleh Sekda Kota Batam Jefridin, tertanggal 27 Juli 2023.
Sedangkan untuk surat persetujuan pengelolaan Kawasan Rempang Eco City dari BP Batam, malah ditandatangani oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudiman Saad, tertanggal 27 Juni 2023.
Terlihat dari hal tersebut, terkesan Muhammad Rudi yang bertanggung jawab soal surat itu mencari keselamatan diri, jika sewaktu-waktu hal itu digugat oleh masyarakat yang tinggal di daerah Rempang Kota Batam, karena bukan dirinya yang menandatangani.
Ini juga bisa diketahui saat debat kandidat Pilkada Kepri 2024 kemarin. Saat itu Rudi selaku Calon Gubernur Kepri menanyakan soal Rempang Eco City ke Calon Gubernur Kepri Nomor Urut 1, Ansar Ahmad.
Rudi mengatakan, apakah Ansar Ahmad mendukung sepenuhnya soal PSN Rempang Eco City tersebut. Namun hal itu dijawab secara santun dan rilek oleh Ansar Ahmad.
Bagi Ansar, pengembang suatu daerah akan cepat berkembang, jika pemimpin itu mampu meningkatkan investasi di suatu daerah, dan investasi itu bemanfaat untuk masyarakat secara luas.
“Investasi biasa memperluas lapangan kerja, membangun sub sistem ekonomi baru. Oleh karena itu, saya sebagai Gubernur perpanjang tangan pemerintah pusat, pasti memberikan dukungan untuk investasi termasuk PSN Rempang Eco City,” kata Ansar Ahmad.
Sedangkan terkait masyarakat yang enggan menerimanya, Ansar Ahmad mengatakan, akan menempuh jalur yang humanis, pendekatan yang baik dan komunikasi yang baik juga antara investor dan masyarakat.
“Bicara Rempang, sejauh itu meningkatkan ekonomi masyarakat, tinggal bagaimana sentuhan baik kita ke masyarakat saja. Komunikasi yang baik ke masyarakat. Kita bicarakan dengan investor. Insya Allah kalau kita dudukan ini dengan baik, maka tidak akan terjadi kegaduhan,” kata Ansar Ahmad.

Oleh karena itu, Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepri pada saat itu, dengan bijaksana dan ketelitian dalam mengambil keputusan langsung menandatangani surat dukungan PSN Rempang Eco City pada tanggal 25 Juni 2023.
“Kalau kita amati dari administrasi soal Rempang Eco City tersebut, Pak Ansar berjuang untuk rakyat. Sedangkan Pak Rudi cari selamat,” sebut Enal, seorang aktivis muda Tanjungpinang. (yen)
Editor: Sigik RS
