banner 728x90
Calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi membahas tentang isu Rempang-Galang Batam, pada debat terbuka pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Sabtu (2/11/2024). F- and

Niat Menyerang Ansar Ahmad dengan Isu Rempang di Debat Terbuka, Rudi Kena Serang Balik karena Dinilai ‘Arogan’

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Calon Gubernur Kepri Muhammad Rudi berniat menyerang Calon Gubernur Kepri nomor urut 1 Ansar Ahmad dengan isu Rempang di Debat Terbuka Paslon, Sabtu (2/11/2024). Tapi justru, Muhammad Rudi kena serang balik karena dinilai ‘arogan’ terhadap isu Rempang Eco City di Galang Kota Batam tersebut.

Ansar Ahmad dalam debat terbuka pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri menyatakan, Rempang Eco City tidak memunculkan permasalahan jika komunikasi publik berjalan dengan baik. Ansar Ahmad menegaskan, mendukung berbagai bentuk investasi di daerah akan cepat maju dan berkembang.

“Investasi humanis akan lahir dengan komunikasi publik dengan sebaik-baiknya,” tegas Ansar.

Prinsip merangkul semua pihak itu dia katakan menjadi salah satu prinsip komunikasi yang baik. Sebagai Gubernur Ansar mengaku telah beberapa kali mengikuti rapat membahas Rempang.

“Tapi gubernur (Ansar) tidak dianggap waktu itu. Itu dianggap kewenangan BP Batam sepenuhnya,” tegasnya.

Konsep Tanjung Banon dan lain sebagainya disebut Ansar justru muncul setelah dirinya hadir, datang ke Rempang membahas bersama masyarakat.

“Silakan tanya ke Pak Gerisman (tokoh Masyarakat Rempang) dan kawan-kawan,” imbuh Ansar Ahmad.

Dari pertemuan itulah kemudian diputuskan diajukan secara bertahap.

“Dan alhamdulillah proses berjalan. Saya kira tidak ada persoalan yang sulit kalau kita mau mendengarkan,” kata Ansar Ahmad.

“Kalau kita mau melakukan sesuatu, justru yang menentang itu yang harus diajak dialog. Kita ajak dialog, di situlah pentingnya komunikasi publik,” tambahnya.

Ansar Ahmad mencontohkan bagaimana PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) ketika yang lebih 1.000 hektare dibabaskan tanpa muncul persoalan.

“Sekarang lebih Rp20 triliun lebih terbangun. Saya kira sudah disampaikan adalah bagaimana komunikasi publik. Saling menghargai, setara dan tidak memandang orang lain rendah,” tutur Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad menegaskan bagaimana seorang pemimpin menjadikan yang berlawanan adalah musuh. tetapi semua harus dirangkul dengan baik.

“Saya yakin kalau itu (investasi) memberi nilai tambah buat rakyat, masyarakat dengan jaminan yang pasti, saya yakin tidak ada yang menolak itu,” katanya.

Ansar menekankan permasalahan Rempang Eco City harus didudukan bersama, supaya investasi berkembang, tetapi rakyat bisa menikmati secara optimal. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *