banner 728x90
Plt Bupati Bintan Ahdi Muqsith berdialog dengan pelaku IKM sentra fashion Seri Kuala Lobam di sela FGD di Onyx Hotel and Villa Tanjung Uban, Senin (28/10/2024). F- ist

Sukses dengan Sentra Kerupuk, Kini Bintan Punya Sentra Fashion

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Pemerintah Kabupaten Bintan sukses mengembangkan usaha industri kecil menengah untuk kerupuk ikan. Kini, Bintan punya sentra fashion. Lokasi industri fashion ini berada di Seri Kuala Lobam.

Untuk pengembangan industri fashion ini, Pemkab Bintan melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian menggelar Focus Group Discussion Studi Kelayakan dan Layanan Proses Bisnis Sentra IKM Fashion Seri Kuala Lobam, Senin (27/10/2024), di Ballroom Onyx Hotel and Villa Tanjung Uban.

Dibuka langsung oleh Plt Bupati Bintan Ahdi Muqsith, FGD ini diikuti oleh seluruh IKM Fahsion yang ada di Kecamatan Seri Kuala Lobam. Sentra fashion ini menjadi sentra kedua yang dibangun melalui Bidang Perindustrian. Sebelumnya sentra kerupuk di Sei Lekop, Bintan Timur yang terbilang sukses.

“Pemerintah Kabupaten Bintan juga sangat berkomitmen dalam sektor ini. Tahun ini masih dalam tahap pembangunan gedung yang akan menjadi Pusat Layanan Sentra Fashion. Tepat di samping Kantor Camat SKL,” kata Ahdi Muqsith Plt Bupati Bintan.

Gedung sentra fashion nantinya akan difungsikan sebagai pusat layanan untuk mendukung produksi pelaku IKM fashion. Selanjutnya juga menjadi tempat pelatihan, digital marketing hingga promosi. Bahkan pada tahun 2025 nanti, Pemkab Bintan kembali mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk membangun ruang produksi bersama bagi IKM fashion.

Keberadaan sentra fashion ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Fashion seperti pakaian pekerja di kawasan industri. Selama ini sebagian pakaian pekerja masih impor. Kabar baiknya, GM PT BIIE di hadapan Kementerian Perindustrian telah berkomitmen untuk mendukung sentra ini. Terutama untuk penyediaan wearpack bagi para pekerja di kawasan industri Lobam.

FGD ini dihadiri Tanaga Ahli dari Kementerian Perindustrian RI Iskandar Zulkarnaen, Tim Penyusun Dokumen Kajian dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung hingga Dekan dan Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *