banner 728x90
Marzuki Anggota DPRD Provinsi Kepri mengajak warga untuk melaporkan camat hingga kades yang melakukan intervensi untuk memilih calon tertentu, di sela kampanye Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik di Desa Air Kumpai, Midai, Kamis (24/10/2024). F- ist

Marzuki: Kalau Ada Intervensi dari Camat hingga Kades, Videokan dan Laporkan ke Kami

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Politisi Partai Gerindra Marzuki Anggota DPRD Provinsi Kepri dengan tegas mengatakan, agar masyarakat jangan takut jika ada intervensi dari oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memilih salah satu Paslon tertentu. Kalau ada intervensi dari camat hingga Kades, videokan dan laporkan.

“Kalau ada pejabat yang menakut-nakuti anggotanya, agar mengikuti apa yang dia mau, videokan dan laporkan kepada kami, saya pastikan oknum tersebut akan dipecat,” tegas Marzuki saat memberikan orasinya di kediaman Abdul Kadir Desa Air Kumpai, Kecamatan Suak, Midai, Kabupaten Natuna, Kamis (24/10/2024).

Pernyataan itu disampaikan, mengingat banyaknya informasi yang sudah beredar bahwa ada intervensi dari Paslon tertentu lewat camat, lurah maupun kades, agar memilih dirinya. Jika tidak, para pegawai ASN maupun honorer tersebut akan dipindahkan maupun diberhentikan dari honorer.

“Saya sudah banyak aduan tentang adanya intervensi, jika tidak mendukung salah satu Paslon maka akan dipindahkan atau diberhentikan,” ujar Marzuki.

Sayangnya belum ada video atau rekaman suara sebagai bukti bahwa sejumlah ASN maupun honorer mendapat tekanan.

“Jika ada, saya pastikan oknum tersebut bisa dipecat,” ucapnya.

“Jadi bagi bapak ibu saya pesan jangan takut jika ada tekanan seperti itu, kita ini punya hak masing-masing untuk memilih siapa kader yang kita sukai,” tambahnya.

Marzuki mengatakan, sikap intervensi maupun pernyataan murahan seperti ini harus dilawan, jangan takut karena bisa merusak hak-hak masyarakat untuk memilih calon impian mereka.

Marzuki menyatakan, Presiden RI Prabowo Subianto sudah menitipkan pesan agar Paslon Cen Sui Lan dan Jarmin Sidik dikawal dan dimenangkan dalam Pilkada Natuna.

“Kami ada di depan ibu dan bapak, jika ada intervensi, segera laporkan kepada kami,” tegas Marzuki.

“Kita tidak ingin pilkada Natuna dirusak oknum dengan cara-cara tidak baik,” demikian Marzuki. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *