Batam, suaraserumpun.com – Ketua Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Provinsi Kepri Tengku Hamzah Husein menyatakan dukungannya terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 pasangan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura (Ansar-Nyanyang). Ketua Permasa Kepri juga menyerukan agar warga Aceh di Kepri, memilih Ansar-Nyanyang nomor urut 1 pada Pilgub Kepri mendatang.
Hal tersebut disampaikan Tengku Hamzah saat melakukan pertemuan internal pengurus Permasa di Resto Mie Aceh, Sukajadi, Batam, Selasa (22/10/2024).
“Tujuan kita berkumpul di sini hanya satu untuk mendukung no 1 pada Pilgub Kepri. Ini keinginan kita sebagai warga Batam ingin sama-sama melanjutkan membangun Kepri ke depan,” ucap Tengku Hamzah yang diamini para tokoh Aceh yang hadir.
Sebagai bentuk dukungannya, Tengku mengungkapkan akan menggelar sebuah acara besar sekaligus akan mengundang artis besar dari Provinsi Aceh dan akan dihadiri 2000 hingga 3000 warga Aceh yang ada di Provinsi Kepri khusunya Kota Batam.
“Akan mengundang seluruh warga Aceh untuk memberikan dukungan. Insa Allah 2000 sampai 3000 warga Aceh akan hadir,” kata Tengku Hamzah.
Calon Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura yang hadir pada acara pertemuan tersebut menyampaikan rasa senang dan terima kasihnya kepada tokoh Aceh yang hadir.
“Saya apresiasi. Alhamdulillah terima kasih banyak kepada pengurus, tokoh, warga Batam warga Kepri asal Aceh yang turut andil membangun Kepri dan sudah memberikan dukungan kepada kami pasangan Ansar-Nyanyang. Permasa adalah sahabat-sabat lama saya, bukan hari ini kami mengenalnya, seperti pa Jayadi Noer, pa ustad Muhidin, Abah Mahyudin,” ucap Nyanyang.
“Mari bersama melanjutkan program pak Ansar. Yang belum kita lengkapi, yang kurang kita tambah. Terima kasih, Salam sehat salam sejahtera buat warga Aceh,” ucap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Batam ini.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut tokoh-tokoh besar Aceh seperti, Ketua Majelis Adat Aceh Jayadi Noer, tokoh agama Tengku Muhidin, sekertaris Permasa Kepri mustafa Huse, Bendahara Permasa Abah Mahyudin, Ayub dan sejumlah tokoh lainnya. (yen)
Editor: Sigik RS
