banner 728x90
Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri menyampaikan dirinya cinta Karimun dan tidak pernah menganaktirikan dengan kabupaten kota lainnya di Kepri. F- ist

Ansar Ahmad: Warga Karimun Tak Usah Ragu, Saya Cinta Karimun

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 Ansar Ahmad meyakinkan masyarakat Karimun agar tidak ragu, akan kecintaannya kepada negeri berjuluk Bumi Berazam itu. Ansar Ahmad tidak pernah menganaktirikan Karimun maupun kabupaten kota lainnya di Provinsi Kepulauan Riau.

“Saya memang bukan orang Karimun. Tapi saya tegaskan tidak usah ragu dengan Ansar Ahmad. Saya juga cinta dengan Karimun ini,” kata Ansar Ahmad dalam kampanye dialogis di Telaga Harapan, Sei Lekam Barat, Kecamatan Karimun, Karimun, Minggu (13/10/2024).

“Saya mau mengajak bapak ibu berpikir luas,” tambah Ansar.

Setiap penduduk yang tinggal di tujuh kabupaten/kota yang ada di Kepulauan Riau memiliki hak dan tanggung jawab yang sama.

“Kita ini adalam masyarakat Kepri. Begitu pula dengan siapapun yang memimpin, memiliki tanggung jawab dalam membangun Kepri supaya semua maju,” papar Ansar menjawab adanya tudingan bahwa dirinya menganaktirikan Karimun.

“Ada orang yang meragukan Pak Ansar bukan orang Karimun. Tidak usah takut. Saya tidak melihat saya orang mana mana,” ujarnya lagi.

Sebagai pemimpin, lanjutnya, selama pembangunan yang dilaksanakan bermanfaat untuk masyaraka pasti dikerjakan. Tak peduli di kabupaten atau kota mana pun di Kepri. Ansar Ahmad lantas mencontohkan Gedung Balai Latihan Kerja yang dibangun di Karimun.

“Walaupun saya bekas Bupati Bintan, BLK tidak saya bangun di Bintan, tetapi saya bangun Karimun. Itu karena saya ingin anak-anak Karimun terlatih, siap kerja, jadi tuan di kampunya sendiri. Bisa bekerja di industri-industri atau perusahaan dengan terhormat,” paparnya.

Lantas Ansar mencontohkan Coastal Area yang jalannya dituntaskan hingga ke Jembatan Sanur (Sani-Nurdin).

“Saya berusaha menjaga keseimbangan pembangunan,” tegasnya.

Ansar juga menekankan jika istrinya Dewi Kumalasari juga memiliki histori tersendiri dengan Karimun.

“Istri saya Bu Dewi, kakeknya adalah seorang Wedana di Kundur, meninggal di Tanjungbatu. Jadi orang Kepri ini masih ada hubungan satu dengan lainnya,” kata Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri nomor urut 1 ini menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *