Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Selama kepemimpinan Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), pelbagai program untuk masyarakat telah direalisasikan. Ke depan, Ansar Ahmad menargetkan pelayanan listrik di seluruh wilayah Kepri bisa menyala 24 jam. Kalangan petani pun bakal dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut disampaikan Calon Gubernur Kepri nomor urut 1 Ansar Ahmad pada saat kampanye dialogis di Perumnas Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kamis (10/10/2024) malam tadi.
Berbagai program yang telah direalisasikan Ansar Ahmad selama menjabat Gubernur Kepri dimaksud, terbagi dalam berbagai bidang. Seperti bidang kesehatan, Ansar Ahmad telah melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud yang digagas Gubernur Kepri pertama Ismeth Abdullah.
Kemudian pembangunan dua rumah singgah untuk pasien rujukan di Kota Batam dan Jakarta, peningkatan layanan RSUD Raja Ahmad Thabib berupa layanan pendaftaran online dan operasi jantung terbuka serta operasi saraf neurointervensi.
“Kita juga memberikan dua speed baru untuk Kabupaten Lingga yang dapat dipergunakan untuk mengangkut warganya berobat,” ujar Ansar.
Di bidang pembinaan mental dan keimanan masyarakat, selama tiga tahun kepemimpinannya Ansar juga menempatkan sebanyak 50 dai di kawasan hinterland atau terpencil.
Bidang pendidikan, Ansar juga mengeluarkan kebijakan pemberian SPP gratis bagi pelajar SMA sederajat negeri. Beasiswa untuk mahasiswa. Serta biaya transportasi pelajar.
Ansar Ahmad juga telah menjalankan program pinjaman modal UMKM bunga nol persen dengan plafon hingga Rp4 juta. Kemudian program Kepri Terang yang memberikan bantuan pemasangan listrik baru. Serta peningkatan jam nyala menjadi 24 jam.
“Untuk program Kepri Terang, kami menargetkan seluruh wilayah di Kepri, layanan listrik menyala 24 jam,” terang Ansar Ahmad.
Selain itu, Ansar Ahmad juga telah melaksanakan program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan yang pada tahun 2025 nanti dianjurkan dengan program serupa diperuntukkan bagi petani di seluruh Kepri.
“Dalam tiga tahun ini kami juga telah berhasil mendapatkan bantuan untuk pembangunan jalan inpres,” tambah Ansar Ahmad.
Sepanjang 3,8 tahun kepemimpinannya, setidaknya Ansar berhasil menarik dana pusat sebesar Rp1,05 triliun untuk membangun jalan di kabupaten/kota.
“Semua program yang telah dijalankan ini tak lain dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Kepri,” ujarnya.
Program yang telah dilaksanakan ini ditekankan Ansar harus dilanjutkan mengingat banyak hal yang harus dikembangkan.
“Semisal rumah singgah untuk pasien yang harud ditambah jumlah tempat tidurnya karena banyak masyarakat yang memanfaatkannya,” tambah Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad berharap dukungan masyarakat Kepri, agar dapat melanjutkan program pembangunan yang telah dijalankan. Termasuk layanan listrik 24 jam di seluruh wilayah Kepri, serta subsidi BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan nelayan. (yen)
Editor: Sigik RS
