banner 728x90
Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri memaparkan program pembangunan bersama Nyanyang Haris Pratamura, pada saat kampanye di Tanjungpinang, Minggu (29/9/2024). F- ist

Ansar Ahmad: Bersama Nyanyang Insya Allah, Kepri Lebih Leluasa Dapat Dukungan Pusat

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri nomor urut 1 melaksanakan kampanye Pilkada Kepri di Tanjungpinang, Minggu (29/9/2024). Di depan warga, Ansar Ahmad menyampaikan alasannya kenapa memilih Nyanyang Haris Pratama sebagai pendampingnya.

Menurut Ansar Ahmad, jika nanti diberikan amanah memipin Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan Ansar-Nyanyang akan mendapatkan keleluasaan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Ini disebut Ansar Ahmad, karena Nyanyang Haris Pratamura merupakan kader Partai Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra, Presiden RI terpilih yang dalam waktu dekat segera dilantik.

Dengan Nyanyang sebagai calon Wakil Gubernur Kepri, kata Ansar Ahmad, ini berarti Sayang (Ansar-Nyanyang) berada di dalam koalisi yang ada presiden di dalamnya.

“Kita berada di koalisi yang terang benderang. Karena ada di koalisi yang ada presidennya,” ujar Ansar Ahmad.

Ditegaskan Ansar Ahmad, Kepri masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat dalam melaksanakan pembangunan.

“Misalnya kita membutuhkan dukungan membangun jembatan Batam-Bintan, pembangunan sejumlah kawasan ekonomi khusus (KEK) baru yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat,” ungkapnya.

“Mustahil tanpa dukungan pemerintah pusat (pembangunan) bisa berjalan,” tambahnya.

Selain itu, pasangan Ansar-Nyanyang beruntung mendapatkan dukungan dari dari 12 partai politik yang memiliki 33 dari 45 kursi di DPRD Provinsi Kepri.

“Jadi dukungan di DPRD kita kuat, dukungan di pusat juga ada,” sebut Ansar.

Kepada masyarakat, Ansar Ahmad memohon doa dan dukungan agar program pembangunan yang telah berjalan tetap bisa dilaksanakan.

“Bersama Pak Nyanyang, insya Allah, Kepri lebih leluasa mendapat dukungan pusat,” tutup Ansar Ahmad. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *