banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara simbolis menyerahkan bantuan permodalan kepada pelaku UMKM se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, Selasa (24/9/2024). F- ist

Gubernur Kepri Menyerahkan Bantuan Modal kepada 537 UMKM di Tanjungpinang Kota

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad menyerahkan bantuan hibah permodalan kepada 537 pelaku UMKM Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Selasa (24/9/2024). Penyerahan bantuan modal ini merupakan rangkaian memperingati Hari Jadi ke-22 Provinsi Kepulauan Riau.

Bantuan Hibah Permodalan yang diberikan kepada 537 pelaku UMKM ini memiliki total nilai sebesar Rp573 juta. Bantuan diserahkan di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang, Tanjungpinang. Bantuan tersebut disalurkan untuk Kelurahan Kampung Bugis sebanyak 232 pelaku usaha dengan nilai Rp232 juta.

Di Kelurahan Penyengat sebanyak 187 pelaku usaha, dengan nilai Rp187 juta. Kelurahan Senggarang sebanyak 136 pelaku usaha dengan nilai Rp136 juta. Serta di Kelurahan Tanjungpinang Kota sebanyak 18 pelaku usaha dengan nilai Rp18 juta.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, pemberian bantuan hibah modal ini diharapkan dapat menjadi titik awal kebangkitan dan kemajuan UMKM di Kota Tanjungpinang.

“Semoga dengan bangkitnya UMKM dapat secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Tanjungpinang,” harap Ansar Ahmad Gubernur Kepri.

Pada peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ke-22 ini, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Koperasi dan UKM akan menyerahkan Bantuan Hibah Permodalan melalui Yayasan Tunas Bangsa kepada 1.965 pelaku usaha mikro dengan total bantuan senilai Rp1,965 miliar. Sebelumnya, pada 20 September 2024, telah diserahkan bantuan modal kepada 1.200 pelaku UMKM di Kecamatan Bukit Bestari, Kecamatan Tanjungpinang Barat, dan Kecamatan Tanjungpinang Timur di Aula Wan Seri Beni Dompak.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkomitmen menjalankan berbagai layanan program. Melalui kebijakan strategis yang diharapkan mampu memberikan hasil positif dalam pembangunan masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi Kepri yang terus melejit pada tahun 2023 sebesar 5,20 persen. Tingkat kemiskinan ekstrem di Provinsi Kepri yang mencapai target 0,35 persen. Serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari 78,48 poin pada tahun 2022 menjadi 79,08 poin pada tahun 2023, adalah bukti nyata dari komitmen tersebut.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berpikir, berupaya, dan berinovasi melalui program-program nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui peningkatan ekonomi. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *