Lingga, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad mengakhiri kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga di Desa Penaah, Rabu (17/7/2024) petang. Di Desa Penaah, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan Rp1,12 miliar.
Di Desa Penaah Kabupaten Lingga, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan berbagai bantuan dengan total nilai Rp1,12 miliar yang meliputi Hibah Rumah Ibadah untuk Gereja St Carolus Borromeus Ujung, Beting senilai 50 Juta, Insentif kepada 19 orang Guru (PAUD,RA, TK) senilai Rp22,8 juta atau Rp1,2 juta per tahun per orang.
Pembangunan pagar kuburan Desa Penaah, Kecamatan Senayang senilai Rp170 juta pada tahun anggaran 2024. Bantuan Pembangunan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Penaah, Kecamatan Senayang senilai Rp170 juta tahun 2024. Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga untuk 140 penerima. Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan Bagi Masyarakat Kelautan dan Perikanan bagi 127 Orang senilai Rp25,6 juta. Bantuan Kawat Bubu 18 Kg untuk 10 orang penerima dengan nilai Rp11 juta.
Ditambah lagi Bantuan Pengadaan Jaring Keramba Tancap untuk 10 Penerima dengan nilai Rp41,7 juta. Bantuan 1 LPM senilai Rp5 juta. Bantuan 1 Kades senilai 6 Juta, Bantuan 1 BPD senilai 8 Juta, Bantuan 11 RT dengan nilai 16,5 Juta dimana masing-masingnya mendapatkan 1,5 juta/ tahun, Bantuan 5 RW senilai 7,5 Juta atau 1,5 juta/ tahun/ RW, Bantuan 3 Posyandu 4,5 Juta, Insentif untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) 6 Orang senilai 7, juta atau 1,2/tahun/ orang serta bantuan Paket olahraga.
Berbagai bantuan yang di berikan ini menurut Gubernur Ansar adalah bentuk perhatian sekaligus apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada berbagai komponen masyarakat dari berbagai tingkatan atas kontribusinya terhadap pembangunan. Dirinya berharap dengan bantuan ini kinerja berbagai lembaga pemerintahan yang ada di berbagai pelosok kepri dapat memberikan pelayanan yang semakin maksimal.
“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan doakan agar ditahun mendatang APBD kepri semakin meningkat sehingga pemerataan pembangunan di semua sektor dapat dirasakan semua masyarakat Kepri hingga ke pelosok Kabupaten/ Kota,” tutupnya. (yen)
Editor: Sigik RS
