banner 728x90
Bakamla bersama APM Malaysia serta Pemerintah Indonesia dan HNSI menandatangani berkas pemulangan 16 orang nelayan Kepri di perbatasan antarnegara, Kamis (11/7/2024). F- ist

16 Nelayan Kepri Dibebaskan APM Malaysia, Dijemput di Perbatasan Antarnegara

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – 16 orang nelayan asal Kepri dibebaskan APM Malaysia. Para nelayan ini dijemput pemerintah Indonesia bersama TNI, Polri dan pihak terkait di perbatasan antarnegara.

Pemprov Kepri turut memfasilitasi pemulangan 16 nelayan asal Kepri yang ditahan Agensi Penguatkuasaan Maritim (APM) Malaysia. Keberhasilan ini tak lepas kerja sama Pemprov Kepri dengan TNI, Polri dan pihak terkait.

Sebanyak 16 orang nelayan asal Kepri yang ditahan di Malaysia sejak April 2024 lalu, secara resmi telah dipulangkan ke Indonesia, Kamis (11/7/2024). 16 nelayan beserta 3 kapalnya diantar langsung oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim (APM) Malaysia sampai wilayah perbatasan. Kemudian dijemput oleh pemerintah Indonesia dengan Kapal KN Pulau Nipah 321 milik Bakamla TNI AL.

Baca Juga :  Korupsi dan Institusionalisasi Partai Politik

16 nelayan itu merupakan masyarakat Kepulauan Riau yang berasal dari Bintan, Anambas dan Lingga. Terdapat 3 perempuan di antaranya. Seluruh nelayan tersebut dikembalikan ke Indonesia dengan keadaan sehat tanpa ada yang sakit seorangpun.

Bebasnya 16 nelayan Kepri tersebut tak lepas atas upaya dari pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kepri untuk meyakinkan pemerintah Malaysia. Sehingga tidak perlu waktu lama bagi para nelayan yang ditangkap sudah diberikan kebebasan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga mereka.

Seorang pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri Wandi merasa bahagianya karena teman-temannya yang telah 3 bulan ditahan di Malaysia sudah dapat kembali lagi ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  SK Sekdaprov Kepri Definitif Masih di Mensesneg, Jabatan Pj Diperpanjang Lagi

“Hari yang cerah ini terasa sangat spesial karena para teman kami yang ditahan di Malaysia kini sudah kembali lagi berkumpul bersama kami, dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi karena sudah berupaya memulangkan teman kami secepat mungkin ke keluarganya,” ungkapnya.

Saat tiba di Batam, tampak beberapa nelayan melakukan sujud syukur karena telah kembali menginjakkan kaki di wilayah Indonesia setelah sekian bulan mereka ditahan di Malaysia.

Turut serta hadir dalam penjemputan para nelayan antara lain, Pejabat dari KJRI Johor Bahru, Div Hub Inter Mabes Polri, Kepala BP2D Kepri, Kepala Bakesbangpol Kepri, Sekdis Kominfo Kepri, Ditjen PSDKP, para Kepala OPD Bintan, KNTI Kepri, HNSI Kepri dan keluarga dari para nelayan. (yen)

Baca Juga :  Begini Pernyataan Gubernur Kepri pada Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *