banner 728x90
Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khapandi dan Kanit mengamankan sepeda motor yang digunakan remaja bersama pelajar dalam aksi balap liar. F- dok/suaraserumpun.com

Patroli di Lintas Barat, Polres Bintan Mengamankan 8 Pebalap Liar dan 4 Sepeda Motor

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Polres Bintan dan jajarannya mengamankan 8 orang pebalap liar dan 4 sepeda motor, pada saat melakukan patroli aksi balap liar di jalan Lintas Barat Desa Busung, SKL, Minggu (7/7/2024) dini hari. Dari delapan pebalap liar yang diamankan tersebut, tiga orang di antaranya merupakan pelajar. Sedangkan 5 pebalap liar lainnya tergolong remaja.

Patroli aksi balap liar ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat pada saat kegiatan Jumat Curhat, sejak beberapa bulan lalu. Demikian juga saat pertemuan Kapolsek Bintan Utara dengan para tokoh masyarakat juga menyampaikan perihal balap liar. Sehingga Polres Bintan dan Polsek jajaran mengintensifkan pencegahan.

Minggu (7/7/2024) dini hari, personel gabungan mengamankan 4 unit sepeda motor dan 8 orang yang sedang melakukan balap liar di jalan Raya Busung kecamatan Seri Kuala Lobam. Dari 8 remaja tersebut, 3 orang di antaranya pelajar.

Kapolsek Bintan Utara AKP Monang P Silalahi SH mengatakan, personel gabungan telah mengamankan sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi balap liar.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Puluhan Anggota Satpol PP Bintan Dilatih Kesamaptaan

“Iya benar, tadi malam kami amankan 4 unit sepeda motor dengan 8 orang remaja yang sedang melakukan balap liar di daerah jalan raya Busung, pada dini hari tadi,” kata Kapolsek Bintan Utara, Minggu (7/7/2024).

AKP Monang P Silalahi mengatakan, adanya aksi balap liar tersebut diketahui dari masyarakat yang melaporkan kepadanya.

“Kami mengetahui adanya balap liar tersebut dari masyarakat yang melaporkan, selanjutkan kami menyusun strategi untuk mengamankan pelaku balap liar tersebut dengan menekan kecelakaan yang sekecil-kecilnya,” terang AKP Monang.

Pembubaran dan penangkapan aksi balap liar tersebut dilaksanakan personel Polres Bintan Polsek Bintan Utara datang dari 2 arah jalan yang berbeda. Untuk personel Polres Bintan datang dari arah Tanjungpinang. Sedangkan personel Polsek Bintan Utara datang dari arah Tanjung Uban.

Baca Juga :  Omzet Bandar Judi Siji Singapura Mencapai Rp40 Juta, Tapi Pelakunya Ditangkap Polres Bintan

“Begitu melihat personel datang dengan kendaraan dinas pelaku berusaha melarikan diri. Kami hanya mengamankan sebagian saja dan tidak melakukan pengejaran terhadap yang melarikan diri untuk menghindari kecelakaan,” jelas Kapolsek Bintan Utara.

“Setelah diamankan, kendaraan dan pengemudi dibawa ke Polsek Bintan Utara. Selanjutnya dibawa ke Satlantas untuk diamankan dan dilakukan penilangan,” sambung AKP Monang.

Setelah dilakukan pendataan di Polsek Bintan Utara, seluruh kendaraan tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan seperti STNK dan Pajak kendaraan. Kemudian, dari delapan yang diamankan terdapat 3 orang pelajar.

Kapolsek Bintan Utara menjelaskan, saat ini anak-anak sekolah sedang liburan. Pihak kepolisian mengingatkan kepada orang tua maupun wali anak, agar melakukan pengawasan terhadap anaknya. Sehingga tidak ikut dalam aksi balap liar.

“Khusus anak yang masih sekolah kami akan beritahukan kepada Sekolahnya masing-masing sebagai bahan penilaian bagi Guru dan Kepala Sekolah tentang perilaku anak didiknya di luar sekolah,” ungkap AKP Monang.

Baca Juga :  Ramadhan Sananta Pemain Asal Kepri Dipanggil Indra Sjafri Masuk TC Persiapan SEA Games 2023

Balap liar salah satu penyumbang angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bintan, hingga merenggut nyawa dan sangat mengganggu ketenteraman masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya.

Di tempat terpisah Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khapandi mengatakan, untuk kendaraan yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan dilakukan penilangan.

Kapolsek Bintan Utara AKP Monang P Silalahi dan tim Polres Bintan mengamankan delapan pebalap liar pada saat melakukan patroli di jalan Lintas Barat, Desa Busung, SKL, Minggu (7/7/2024) dini hari. F- humas polres bintan

“Sepeda motor yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan kami tindak dengan ditilang. Sedangkan sepeda motornya kami amankan dalam jangka waktu selama 21 hari sampai 30 hari,” kata Kasat Lantas Polres Bintan.

“Sepeda Motor dikeluarkan setelah dilengkapi dan dilakukan pembayaran tilang di bank. Sedangkan sepeda motor tetap kami amankan hingga batas waktu maksimal yaitu 30 hari,” terang AKP Khapandi.

Untuk nilai pembayarannya, sesuai dengan aturan, denda maksimal hingga Rp2,5 juta. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *