banner 728x90
Suyono Saeran. F- dok/suaraserumpun.com

Tahun 2023 Pertumbuhan Ekonomi Kepri Terbaik Se-Sumatera, karena Keseriusan

Komentar
X
Bagikan

Oleh: Suyono Saeran (Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau)

ANGKA pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau di tahun 2023 terbaik Sumatera, dengan angka pencapaian 5,20 persen. Sementara dua provinsi se-Sumatera yang angka pertumbuhan ekonominya mencapai di atas 5 persen di yakni Provinsi Sumatera Selatan 5,08 persen dan Sumatera Utara 5,01 persen.

Provinsi lainnya seperti Jambi, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Riau dan Aceh rata-rata mencatat angka pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau sejak tahun 2021 sampai dengan 2023 memang terus mengalami peningkatan yang signifikan. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis bulan Juni 2024, angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri mulai dari tahun 2021 sampai 2023 yakni sebesar 3,43 persen, 5,09 persen dan 5,20 persen.

Prestasi Kepulauan Riau yang mampu menoreh angka pertumbuhan ekonomi cukup tinggi dan di atas rata-rata nasional yang mencapai 5,05 perlu diapresiasi oleh semua pihak. Kinerja pertumbuhan ekonomi yang baik ini menunjukan bahwa Gubernur Ansar Ahmad telah berhasil membawa Kepulauan Riau bangkit setelah terpuruk pada saat mewabahnya pandemi Covid-19 dimana pada saat itu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau terkontraksi pada angka -3,80 persen.

Baca Juga :  Presiden RI Jokowi Bakal Membuka GTRA Summit 2023 di Karimun-Kepri, Berikut Jadwalnya

Lebih jauh, disamping program recovery economy yang dijalankan Ansar Ahmad cukup berhasil, capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Tahun 2023 juga merupakan yang tertinggi sejak tahun 2016. Dukungan semua pihak jadi salah satu mesin pedorong bagi keberhasilan program recovery economy Ansar Ahmad yang menjadikan Kepulauan Riau terbaik se Sumatera dari sisi pertumbuhan ekonominya.

Dari data yang dirilis oleh BPS Kepulauan Riau, salah satu daerah yang berkontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi adalah Kota Batam yang sebesar 7,04 persen. Sementara Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami angka pertumbuhan yang paling kecil yakni hanya 0,62 persen. Sementara itu data pertumbuhan ekonomi Kabupaten dan Kota lainnya diantaranya adalah Tanjungpinang 4,92 persen, Kabupaten Bintan 6,14 persen, Kabupaten Karimun 5,50 persen, Kabupaten Natuna 0,96 persen dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar 0,62 persen.

Baca Juga :  Lagi, Adi Prihantara Mengingatkan Fungsi Pegawai

Kontribusi masing-masing daerah bagi PDRB Provinsi Kepri tetap Kota Batam yang terbesar yakni 65,54 persen, Kota Tanjungpinang 7,14 persen, Bintan 7,61 persen, Karimun 5,16 persen, Kabupaten Natuna 7,13 persen dan Kabupaten Kepulauan Anambas 5,84 persen serta Kabupaten Lingga yang hanya 1,59 persen.

Sementara itu laju pertumbuhan PDRB Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 jika dibandingkan dengan PDRB tahun 2020 mengalami pertumbuhan sekitar 3,43 persen. PDRB Kepulauan Riau sangat dipengaruhi oleh industri pengolahan yang memberikan andil pertumbuhan sebesar 2,63 persen, konstruksi sebesar 0,86 persen serta informasi dan komunikasi yang memberikan kontribusi pertumbuhan PDRB sebesar 0,30 persen.

Baca Juga :  Sudah 80 Lokasi Terbakar, BPBD Bintan Bentuk Redkar di Binut

Di sisi lain Provinsi Kepulauan Riau juga meraih beberapa pencapaian yang menggembirakan di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tahun 2023 ini memperoleh nilai 79,08 persen. Angka ini terus mengalami dibanding tahun 2021 dan 2022 yakni 77,87 dan 78,48 persen.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga dinilai berhasil dalam menekan angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini dibuktikan dengan hasil capaian angka kemiskinan tahun 2023 sebesar 5,69 persen yang juga merupakan penurunan angka kemiskinan terbesar Provinsi Kepri sejak tahun 2015.

Berbagai indikator makro lainnya juga menunjukkan trend yang positif sebagai bukti bahwa Ansar Ahmad berhasil memimpin Kepulauan Riau dengan sangat baik. Hal ini dikarenakan keseriusan dalam kinerja meski hanya bermodalkan APBD yang tidak seberapa. (***/suaraserumpun.com)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *