banner 728x90
Ketua DWP Bintan Elyza Riani bersama peserta pelatihan memayet di Aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (27/6/2024). F- dok/suaraserumpun.com

DWP Bintan Menggelar Pelatihan Memayet bagi Ibu Rumah Tangga

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bintan menggelar pelatihan memayet (menyulam) kain dengan motif khas Bintan bagi ibu rumah tangga, di Aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (27/6/2024). Pelatihan memayet ini untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga untuk masyarakat Binntan.

Pelatihan bidang perekonomian yang digelar DWP Bintan ini mengangkat tema “Peningkatkan Kualitas Perempuan Melalui Keterampilan Memayet di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan”.

Ketua DWP Bintan Elyza Riani mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud dari komitmen memberdayakan perempuan melalui berbagai cara yang bisa dilakukan.

Baca Juga :  Jual Minyak FAME, 17 Kru Kapal Tanker Jadi Tersangka

Elyza sebagai Ketua DWP Bintan berkomitmen kuat dalam mendorong semua Pengurus maupun anggota untuk dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan.

“Melalui kegiatan ini kita ikuti dengan sungguh-sungguh, tidak menutup kemungkinan akan menjadikan salah satu sumber ekonomi keluarga. Bahkan bisa saja malah lahir kreasi sendiri yang menjadi ciri khas Bintan,” kata Elyza Riani.

Sekda Bintan Ronny Kartika saat memberikan sambutan menyebutkan, melalui kegiatan tersebut dapat dijadikan sarana bagi kaum ibu-ibu dalam mengembangkan diri dan membantu meningkatkan penghasilan keluarga. Sebagaimana diketahui bersama bahwa peran seorang ibu rumah tangga tidak hanya sebatas peranan seseorang yang mengurus rumah tangga dan keluarga. Tetapi seorang ibu juga memiliki banyak potensi yang dapat ditingkatkan.

Baca Juga :  Gubernur Bahas PPDB di Rakor Forkopimda Kepri, Ansar: Tak Ada Titip Menitip

Sekda Bintan Ronny Kartika mengapresiasi DWP Bintan, dan menyatakan, pemerintah daerah akan terus mendukung penuh kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat bagi diri dan juga keluarga. Para peserta diminta untuk serius mengikuti apa yang disampaikan oleh pemateri, dan bisa pulang dengan membawa ilmu yang akan dikembangkan dengan pengalaman nantinya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *