banner 728x90
Peserta Festival Tembang Kenangan melantunkan lagu golden memories di kafe Pujasera BUMDes Toapaya Selatan (Topsela), Selasa (25/6/2024) malam tadi. F- dok/suaraserumpun.com

Dari Festival Tembang Kenangan di Pujasera BUMDes Topsela, Roby Kurniawan Mewacanakan Bintan Idol

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Ratusan penggemar tembang lawas menyaksikan Festival Tembang Kenangan Golden Memories (kenangan emas) di Pujasera BUMDes Toapaya Selatan (Topsela), Selasa (25/6/2024) malam tadi. Dari festival Golden Memories di Pujasera BUMDes Topsela ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan mewacanakan Bintan Idol.

Bupati Bintan Roby Kurniawan secara resmi membuka Festival Tembang Kenangan di Kafe Pujasera BUMDes Topsela. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi terhadap kegiatan-kegiatan yang sering dilaksanakan Desa Toapaya Selatan. Baginya, kegiatan semacam ini sangat bernilai positif dan harus terus dikembangkan.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Pidana Pemilu di Bintan Dinyatakan SP3, Begini Penjelasan Bawaslu dan Tanggapan Bupati

“Ini kegiatan yang sangat positif. Wadah bagi bakat-bakat hebat. Hiburan bagi orang-orang tua kita untuk bernostalgia. Termasuk dampak positif bagi UMKM sekitar,” ungkap Roby Kurniawan.

Roby Kurniawan pun menyampaikan ide. Ke depan, dilaksanakan kegiatan serupa dengan tema berbeda.

“Kalau bisa di sini nanti kita buat yang lain-lain. Bisa jadi Bintan Idol atau yang lain. Selain hiburan, kita bisa lihat bahwa Bintan pun punya bakat-bakat hebat dalam dunia tarik suara,” ujar Roby Kurniawan.

Bupati Bintan Roby Kurniawan dan pengunjung pujasera BUMDes Topsela menikmati lagu lawas pada Festival Tembang Kenangan Golden Memories. F- dok/suaraserumpun.com

Suhenda Kepala Desa Toapaya Selatan menyebutkan, Festival Tembangan Kenangan ini diikuti 60 peserta, berasal dari Bintan, Tanjungpinang, Batam. Bahkan pesertanya ada yang berasal dari Pekanbaru. Selama tujuh hari ke depan, masyarakat Toapaya Selatan dan sekitarnya akan disuguhkan dengan suara emas para peserta dalam mengalunkan tembang-tembang kenangan.

Baca Juga :  Depresi Menahun, Warga Gunung Kijang Gantung Diri di Pohon Mangga

Beberapa lagu fenomenal pada zamannya dilantunkan para peserta. Antara lain Hati Yang Luka yang dipopulerkan Betharia Sonata, Widuri dari Bob Tutupoly dan Satukanlah Hati Kami milik Dian Piesesha.

“Selain membangkitkan ekonomi masyarakat, Festival Tembang Kenangan ini juga menyalurkan bakat tarik suara,” demikian Suhenda. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *