banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan program strategis pembangunan daerah Kepri saat bersilaturahmi dengan warga Perumahan Pancur Biru Lestari 2 Sei Beduk, Kota Batam, Selasa (18/6/2024). F- diskominfo kepri

Silaturahmi di Sei Beduk, Gubernur Kepri Menyerahkan Bantuan Revitalisasi Fasum Senilai Rp360 Juta

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad melaksanakan silaturahmi di Sei Beduk, Kota Batam, Selasa (18/6/2024). Di Perumahan Pancur Biru Lestari 2 Sei Beduk, Gubernur Kepri menyerahkan bantuan untuk revitalisasi fasilitas umum (fasum) senilai Rp360 juta.

Dalam kegiatan silaturahmi ini, turut hadir Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari, Tim Percepatan Pembangunan Kepri, dan para kepala OPD. Kehadiran Gubernur Kepri dan rombongan diiringi tabuhan kompang dan hadroh oleh ibu-ibu Majelis Taklim Al-Muhajirin. Masyarakat antusiasme menyambut kedatangan Gubernur Kepri di Perumahan Pancur Biru Lestari 2, di halaman Masjid Al-Muhajirin tersebut.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad merasa bahagia karena masih dapat bertatap muka dengan masyarakat. Gubernur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir, meskipun cuaca sedang tidak bersahabat.

“Dengan silaturahmi pemimpin bisa langsung mendekatkan diri dengan masyarakat Kepri yang terdiri dari berbagai latarbelakang. Karena sejatinya tidak ada masyarakat kelas satu atau pun kelas dua di Kepri. Semua masyarakat di Kepri itu sama, satu kesatuan di bawah payung budaya Melayu,” ujar Gubernur Kepri.

Selain itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan beberapa bantuan untuk masyarakat Perumahan Pancur Biru Lestari 2. Antara lain bantuan untuk revitalisasi fasum perumahan senilai Rp360 Juta. Bantuan pembinaan untuk ibu-ibu Majelis Taklim Al-Muhajirin senilai Rp4 Juta.

Baca Juga :  Upacara HUT Kemerdekaan Ke-77 RI, Berikut Amanat Roby Kurniawan di Lapangan Seri Bintan Buana Busung

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyampaikan berbagai program strategis yang telah dilakukan dan akan dilakukan pemerintah Provinsi Kepri di berbagai bidang. Di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi sudah membangun Rumah Singgah di Kota Batam dan Jakarta, yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat Kepri yang tengah berobat.

Juga pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat di Tanjung Uban dan Fasilitas Pemasangan Ring Jantung dan Bedah Jantung di Rumah Sakit Provinsi di Tanjungpinang yang sudah berjalan. Ada juga bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) senilai Rp7 miliar untuk pengobatan masyarakat yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan

“Walau pun ada Rumah Sakit Jiwa di Kepri, tapi semoga tidak ada penghuninya akan tetapi sebagai pemerintah kita tetap wajib membangunnya, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat, baik kesehatan jasmani dan juga kesehatan mentalnya, ini sebagai salah satu bentuk cara Pemerintah untuk membantu melindungi masyarakat Kepri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pulang dari Thailand, Ini Kegiatan Ansar Ahmad di Batam

Di bidang pendidikan, mulai tahun ajaran baru ini Pemerintah akan memberikan bantuan Seragam Sekolah 2 stel dan SPP gratis bagi siswa-siswi yang bersekolah di sekolah naungan Pemerintah Provinsi. Sedangkan untuk Sekolah Swasta akan diberikan bantuan insentif untuk para gurunya dan untuk Sekolah Madrasah akan menyusul Januari nanti ketika peraturannya sudah selesai. Ada juga bantuan transportasi untuk siswa yang kurang mampu dan bantuan beasiswa untuk anak-anak Kepri yang sedang berkuliah D3 dan S1.

“Anak-anak kita ini akan menjadi penentu yang akan membuat Kepri tumbuh menjadi daerah yang lebih maju di masa depan. Oleh sebab itu, Pemerintah berusaha untuk membantu bidang pendidikan dengan sebaik mungkin dan kepada orang tua juga diharapkan akan lebih fokus mendampingi dan mengawasi anak-anaknya di rumah karena sudah diringankan bebannya oleh Pemerintah,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, ada bantuan pinjaman dengan bunga 0% untuk para pelaku UMKM, yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Provinsi dengan Bank Riau Kepri Syariah yang sudah berjalan dari Tahun 2021 dan akan dilanjutkan di tahun 2024 ini.

Baca Juga :  Gol Elkan Baggott Membawa Indonesia Juara Grup B Piala AFF, Ini Alasannya

“ini sebagai salah satu upaya nyata dari Pemerintah untuk mendorong UMKM di Kepri agar dapat naik kelas, karena umkm adalah salah satu ujung tombak yang membantu menggerakkan kembali ekonomi Kepri sehingga menjadi Daerah terbaik Se-Sumatera pertumbuhan ekonominya pasca pandemi,” jelasnya.

Dan ada juga program Kepri Terang yaitu program pengadaan pasokan listrik masyarakat-masyarakat di pulau terluar, bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk 46.000 masyarakat nelayan yang ditanggung Pemerintah Provinsi, pembangunan pelabuhan roro di Natuna dan Anambas, Penambahan kapal roro Nusantara 1 dan Nusantara 3, Pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang merupakan terpanjang di Indonesia dan sudah masuk ke tahap pengecekan kondisi tanah, dan juga pemugaran bandara udara di Karimun yang direncanakan sudah bisa melayani pesawat tipe besar mulai akhir tahun ini.

“Semua ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi untuk dipersembahkan bagi masyarakat Kepri, dan hal ini wajib disebarluaskan agar dapat diketahui, dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kepri,” kata Ansar Ahmad Gubernur Kepri menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *