banner 728x90
Tersangka pelaku penggelapan uang PT CCI Bintan senilai Rp8 miliar diperiksa tim penyidik Satreskrim Polres Bintan. F- dok/suaraserumpun.com

Rp8 Miliar Uang PT CCI Bintan Ditilap Karyawan, Pelakunya Ditangkap di Pondok Kebun

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Uang PT CCI Bintan senilai kurang lebih Rp8 miliar ditilap karyawan, dengan modus pemalsuan dokumen pembelian barang, beberapa tahun lalu. Alhasil, pelaku ekskaryawan ditangkap jajaran Polres Bintan di rumah atau pondok kebun di wilayah Kota Batam, pekan lalu.

Satreskrim Polres Bintan berhasil mengamankan tersangka S (46), diduga telah melakukan perbuatan tindak pidana penggelapan uang yang telah merugikan perusahaan PT CCI Bintan. Penangkapan tersebut dilakukan Satreskrim Polres Bintan di Jalan Trans Barelang, Kampung Sungai Raya, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kamis (13/6/2024) pekan lalu.

Baca Juga :  Atlet PON Kontingen Kepri Tes Fisik Lagi, Ketua KONI: Ditekankan pada Speed dan Power

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan menerangkan, tim Satreskrim Polres Bintan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka S (46), karena diduga telah melakukan penggelapan dana perusahaan.

“Tersangka S (46) telah melakukan penggelapan uang, dan merugikan PT CCI Bintan lebih kurang Rp8 miliar,” kata Kasat Reskrim Polres Bintan saat memberikan keterangan resmi, Rabu (19/6/2024).

AKP Marganda Pandapotan menjelaskan, uang PT CCI Bintan ini ditilap karyawan ini terungkap, berawal dari laporan Husnul Khotimah selaku HR Manager PT CCI Bintan. Tersangka S (46) dilaporkan karena telah melakukan pemalsuan dokumen pemesanan barang yang fiktif.

Baca Juga :  Hari Jadi Ke-19 Provinsi Kepri, Ansar-Marlin Ziarah ke Makam HM Sani Setelah Paripurna DPRD

Dari laporan Husnul Khotimah selaku HR Manager PT CCI Bintan, lanjut Kasat Reskrim Polres Bintan, tersangka S (46) telah melakukan pemalsuan dokumen berupa pesanan barang. Tersangka membuat laporan adanya pengorderan barang support material dari departemen store ke departemen produksi.

“Sebenarnya, tidak ada pemesanan barang tersebut pada tahun 2021 dan tahun 2022,” sebut Kasat Reskrim Polres Bintan.

AKP Marganda Pandapotan menjelaskan, setelah dilakukan penyidikan, keberadaan tersangka S (46) diketahui sedang berada di Kota Batam. Kemudian beberapa orang personel Reskrim Polres Bintan langsung mengejar tersangka di daerah Kota Batam.

Baca Juga :  Timnas Sepak Bola Wanita Spanyol Juara Dunia 2023

“Tersangka ditangkap di pondok kebun di Jalan Trans Barelang, Kampung Sungai Raya, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam. Kemudian, tersangka dibawa ke Mapolres Bintan,” ucap AKP Marganda Pandapotan.

Saat ini, tersangka S (46) sedang dilakukan penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diancam dengan Pasal 374 KUHP (pidana) dengan ancaman 5 tahun penjara. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *