banner 728x90
Ketua DWP Bintan bersama anggota melakukan praktik pembuatan content creator produk kerajinan tangan di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (10/6/2024). F- diskominfo bintan

Anggota DWP Bintan Belajar Menjadi Content Creator untuk Memasarkan Produk Kerajinan Tangan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Sebanyak 120 orang Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bintan belajar menjadi pencipta konten atau content creator pemula untuk media sosial, Senin (10/6/2024). Tujuannya agar anggota DWP Bintan bisa memasarkan produk kerajinan tangan atau handmade.

Kegiatan pelatihan conten creator ini menghadirkan instruktur Dwi Suryanti SE dengan materi-materi yang menarik. Di antaranya teknik mengoperasikan aplikasi editing video dan foto dengan produk handmade di media sosial.

Ketua DWP Bintan Elyza Riani SH mengatakan, pelatihan menjadi content creator ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para anggota DWP Kabupaten Bintan. Khususnya dalam hal terampil di media digital.

Baca Juga :  Residivis Curanmor Berulah Lagi, Langsung Disikat Polisi

Selain itu, menurutnya, tujuan dari pembuatan konten selain terhubung dan bisa memasarkan atau mempromosikan suatu produk kepada audiens melalui media sosial, juga sekaligus dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

“Dengan seminar content creator bagi pemula ini, selain kita bisa membantu mempromosikan dan memasarkan produk-produk handmade, kita juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Elyza Riani di Aula Kantor Bupati Bintan, didampingi Ketua Bidang Pendidikan DWP Bintan Isrianti Parlina.

Karena, lanjutnya, produk handmade yang dipromosikan dapat menjadi lebih dikenal masyarakat luas. Untuk itu, anggota DWP Bintan belajar dan diharapkan bisa aktif, serta bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu Ke-95, Roby Kurniawan: Ummi Al Madrasatul Ula

Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan, content creator telah menjadi pekerjaan yang sangat menjanjikan di era digitalisasi saat ini. Hal ini dikarenakan banyak content creator yang mampu menampilkan hasil content kreativitas yang menarik dengan viewers (penonton) yang sangat menjanjikan.

Apalagi ditambah dengan perkembangan digitalisasi serta platform teknologi media sosial yang menawarkan hasil kreatifitas dengan bayaran yang mumpuni. Belum lagi antuasiasme para pelaku bisnis yang acapkali sering menampilkan produk-produknya melalui platform media sosial tersebut.

“Hari ini content creator itu sangat menjanjikan karena perkembangan pesat dunia digitalisasi teknologi media sosial saat ini. Bahkan rata-rata income (pendapatan) untuk content creator itu berkisar Rp10 juta sampai dengan Rp15 juta per bulan. Pemerintah daerah juga memerlukan content creator dalam hal menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah, dengan content-content yang kreatif. Sehingga kebijakan mampu lebih cepat tersampaikan,” tutup Ronny Kartika. (yen)

Baca Juga :  Minggu Ini, Gubernur Kepri Menuntaskan Program Pinjaman Modal Tanpa Bunga dengan Bank RiauKepri

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *