banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti peresmian gedung Griya Flamboyan RSJKO EHD senilai Rp23 miliar. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Meresmikan Gedung Griya Flamboyan RSJKO EHD Senilai Rp23 Miliar

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar meresmikan Gedung Griya Flamboyan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, Jumat (7/6/2024). Kini, gedung senilai Rp23 miliar tersebut resmi melayani pasien.

Peresmian ini menandai semakin meningkatnya kualitas rumah sakit dengan bertambahnya gedung Griya Flamboyan yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp23 miliar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersyukur atas selesainya pembangunan beberapa bangunan rawat inap dan fasilitas pendukung di RSJKO ini. Saat ini terdapat 4 gedung yang selesai dibangun dari 12 gedung yang direncanakan.

Baca Juga :  Pemain Muda Persija Bikin Persib Memble di Final Piala Menpora

“Alhamdulillah, hari ini di hadapan kita sudah selesai dibangun beberapa bangunan baik itu untuk rawat inapnya dan juga beberapa fasilitas pendukung lainnya,” ujar Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyadari, masih dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas yang masih diperlukan. Ia berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan agar RSJKO ini dapat memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.

“Memang rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat ini wajib hadir di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Maka saya kira ini menjadi prioritas pemerintah pusat dan pemerintah daerah kita,” kata Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Setelah Mendagri, Gubernur Kepri Kembali Menyurati Wako Tanjungpinang, Begini Isinya

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pembangunan RSJKO Engku Haji Daud, termasuk Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kepri, dan PT SBP yang menyumbangkan lahan seluas 10 hektar untuk kawasan ini.

Kehadiran RSJKO Engku Haji Daud di Tanjung Uban ini pun memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk menyediakan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Kepri. Karena sebelumnya pasien dengan penyakit jiwa harus dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan di RSJ.

“Karena kalau dirujuk ke Pekanbaru itu jauh sekali, belum tentu keluarganya bisa terus menemani. Sekarang di Tanjung Uban jadi lebih dekat, tak perlu lagi sampai ke Pekanbaru,” ucap Gubernur Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Lagi, Personel Polres Bintan dan Polsek Membersihkan Tempat Ibadah

Direktur RSJKO Engku Haji Daud Dr Asep Guntur menyebutkan rumah sakit ini telah memiliki beragam layanan penanganan kejiwaan yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Diantaranya Assessment Terintegrasi Poliklinik Sub Spesialis Jiwa Anak dan Remaja dan Telekonsultasi Jiwa Online (TEJO).

“Harapan kami dengan layanan yang sudah ada dan gedung baru ini maka RSJKO Engku Haji Daud bisa menjadi rujukan utama di Kepri untuk penanganan kejiwaan dan ketergantungan obat,” sebutnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *