banner 728x90
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dan Kasat Narkoba Iptu Syofian Rida SH MH serta Kalapas Eddi memperlihatkan barang bukti pengungkapan kasus sabu dengan tersangka Touric K alias TK pada saat jumpa pers, Kamis (16/5/2024). F- yen/suaraserumpun.com

Residivis Nekat Menjadikan Lapas sebagai TKP Transaksi Penjualan Sabu, Ditangkap Polres Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Seorang residivis curanmor dan narkotika Touric K (41) nekat menjadikan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang di Kampung Banjar Km 18 Kijang sebagai TKP atau tempat untuk transaksi penjualan sabu. Akhirnya, tersangka inisial TK ini ditangkap Satres Narkoba Polres Bintan.

Dari tersangka TK ini, tim Satres Narkoba Polres Bintan berhasil mengamankan 123,51 gram sabu di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penangkapan tersangka TK berawal dari laporan pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Berikut ini modus TK menjual sabu kepada calon pembeli.

Rabu (8/5/2024) sekitar pukul 15.30 WIB, Touric K (TK) dengan menggunakan sepeda motor mendatangi Lapas Nartika Kelas IIA Tanjungpinang di Kampung Banjar, Km 18 arah Kijang, Bintan Timur. Saat itu, TK menggunakan helm tertutup, mengenakan masker dan pakaian yang agak besar mengendarai sepeda motor matic Vario putih les hitam. TK menuju parkir mobil serta melemparkan satu paket plastik.

Ternyata, paket tersebut adalah narkotika jenis sabu. TK mengantar paket sabu ke parkir Lapas tersebut atas pesanan atau ingin menjual kepada calon pembeli. Sabu yang ingin dijual itu seberat 66,94 gram.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan Kedua Liga 1 2021-2022

Setelah meletakan sabu yang ingin dijualnya, TK meninggalkan parkir tersebut. Tak lama kemudian, TK datang lagi. Untuk memastikan apakah sabu tersebut sudah diambil si pembeli atau belum. Sebab, dirinya belum menerima upah sebesar Rp500 ribu, dari penjualan sabu tersebut. Hanya berselang beberapa saat, TK pergi lagi meninggalkan parkir mobil di Lapas Narkotika tersebut. Aksi TK tersebut terekam CCTv.

Dari gerak-gerik yang mencurigakan tersebut, pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Bintan. Dari laporan tersebut, pihak Polres Bintan melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian pun mengetahui keberadaan sepeda motor yang digunakan TK.

Jumat (10/5/2024) tim Satres Narkoba Polres Bintan menuju tempat kontrakan TK di kawasan Kijang Lama Batu 6 Tanjungpinang. Saat polisi tiba, TK sedang tidak di kontrakan. Namun, sepeda motor yang digunakan mengantar sabu ke parkiran Lapas ada di dalam kontrakan tersebut. Tak berapa lama, TK kembali ke kontrakannya menggunakan sepeda motor lain. Saat itu, TK langsung diamankan oleh polisi.

Baca Juga :  Ratusan Jemaah Mengikuti Haul Akbar di Masjid Al-Amin, Simak Pesan Kapolres Bintan

Dari penggeledahan, pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti di kontrakan tersebut. Termasuk sabu paket sedang. Dari interogasi, tersangka TK juga menyimpan sabu untuk dijual kepada calon pembeli di Km 8 Atas, Kecamatan Bukit Bestari.

“Ada tiga TKP yang kita temukan barang bukti sabu milik tersangka TK ini,” kata AKBP Riky Iswoyo Kapolres Bintan didampingi Kasat Narkoba Polres Bintan Iptu Syofian Rida SH MH dan Eddi Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Bintan, Kamis (16/5/2024) siang.

Kapolres Bintan menerangkan, TKP pertama di parkir mobil Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, tim Polres Bintan menemukan satu paket sedang narkotika jenis sabu seberat 66,94 gram. Di TKP kedua, ditemukan tiga paket kecil sabu di Kijang Lama, di kontrakan tersangka TK. Sedangkan di TKP ketiga, ditemukan dua paket kecil di Km 8 Atas Bukit Bestari.

“Total sabu yang kita amankan itu ada lima paket, total beratnya 123,51 gram,” sebut Kapolres Bintan.

Kapolres Bintan menyatakan, saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan dari penangkapan tersangka TK yang bertransaksi atau menjual sabu di parkir Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang tersebut. Pihak kepolisian belum memastikan apakah ada keterlibatan aparat Lapas atau narapidan di Lapas, dari modus yang dilakukan tersangka TK tersebut.

Baca Juga :  Pesan Bupati Bintan kepada KNPI Kepemimpinan Alfeni Harmi

“Kita tidak mau menduga-duga. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Yang jelas, penangkapan ini adalah sinergitas kita dengan pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang,” tegas Kapolres Bintan.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Eddi menyatakan, pengungkapan kasus ini sebagai bentuk kerja sama pihak Lapas dengan Polres Bintan.

“Kita mengetahui hal itu, kita langsung lapor ke Polres Bintan,” tegas Eddi.

Kasat Narkoba Polres Bintan Iptu Syofian Rida meminta penjelaskan kepada tersangka Touric K modus penjualan sabu dengan TKP transaksi di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. F- yen/suaraserumpun.com

Tersangka Touric K kepada wartawan mengaku, sabu yang ‘dilempar’ di parkir mobil itu atas pesanan seseorang. Untuk transaksi pengambilan sabu, disepakati di parkir Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.

“Saya diupah Rp500 ribu untuk sekali penjualan. Tapi, belum sempat transaksi jual beli, saya keburu ditangkap polisi,” ucap Touric K yang merupakan residivis kasus curanmor dan narkotika tersebut. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *