banner 728x90
Personel Polres Bintan mengawasi proses pemulangan PMI bermasalah melalui Pelabuhan Sribayintan Kijang menuju Tanjung Priok Jakarta dengan KM Umsini, Rabu (15/5/2024). F- dok/suaraserumpun.com

Pemulangan 39 PMI Bermasalah Menggunakan KM Umsini, Dikawal Polres Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – 39 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dari Malaysia, harus dipulangkan ke daerah asalnya. Pemulangan 39 PMI bermasalah itu menggunakan KM Umsini tujuan Tanjung Priok Jakarta, dari pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Rabu (15/5/2024). Pemulangan PMI bermasalah tersebut dikawal personel Polres Bintan.

Rabu (15/5/2024) dini hari, kapal Pelni KM Umsini tiba di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang (Seikolak), Bintan Timur. Kedatangan KM Umsini ini mendapat pengamanan dari personel Polri, TNI, KPLP dan KSOP serta Bea Cukai. Pihak terkait melakukan pengamanan sesuai dengan tugas pokok masing-masing instansi. KM Umsini menurun sebanyak 1.560 orang penumpang. Kemudian, KM Umsini berangkat dengan membawa sebanyak 1.017 orang penumpang.

Baca Juga :  Kapolres Bintan: Personel Polri Harus Netral pada Pelaksanaan Pemilu 2024

Sebanyak 1.017 orang penumpang yang berangkat tersebut, sudah termasuk 39 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dari Malaysia. 39 PMI bermasalah tersebut diberangkatkan menuju Tanjung Priok, Jakarta oleh Rumah Perlindungan dan Trauma Centre (RPTC) Tanjungpinang.

Mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM, Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson mengatakan, pengamanan yang dilakukan personel Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur terhadap penumpang KM Umsini tersebut, untuk menjamin Kamtibmas agar tetap kondusif. Para petugas di pelabuhan berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, agar tidak terjadi kejahatan yang dapat merugikan penumpang.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Bakal Mengajukan Tambahan Vaksin Lagi, Jika Kurang di Kepri

“Bahkan petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang, agar tidak ada barang yang dilarang masuk ataupun keluar dari Pulau Bintan,” kata Iptu Missyamsu Alson.

Dalam pengamanan tersebut, personel Polres Bintan juga memberikan imbauan Kamtibmas, dengan sasaran penumpang dan ABK, agar selalu waspada terhadap kejadian kriminalitas yang terjadi di dalam kapal. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *