Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara menutup pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan XI Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Rabu (8/5/2024). Adi Prihantara mengatakan, tantangan kepemimpinan di era digitalisasi masih besar.
Sekda Provinsi Kepri Adi Prihantara mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan pengawas yang telah menggembleng peserta untuk mengubah sikap, menambah pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan sebagai pemimpin di era digital.
“Keberhasilan pendidikan ini baru sebagian kecil, tantangan lebih besar menanti terkait kepemimpinan di era digitalisasi yang menuntut kecepatan dan perbaikan pelayanan publik,” ujar Adi Prihantara.
Sekdaprov Kepri berharap para peserta dapat mewujudkan visi Kepri sebagai Permata Biru pada 2045 dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia juga mengapresiasi kelulusan 39 dari 40 peserta serta memotivasi 1 peserta dengan kelulusan ditunda agar tetap menyelesaikan pendidikannya dengan baik.
Kepala BPSDM Provinsi Kepri Ani Lindawati melaporkan pelaksanaan pelatihan yang berlangsung 15 Januari sampai dengan 8 Mei 2024 dengan metode blended learning. Dari 40 peserta, 39 orang dinyatakan lulus. Dengan kualifikasi 2 orang sangat memuaskan dan 37 orang memuaskan. Dan satu pegawai tak lulus.
“Ditunjuk 10 peserta terbaik dan 3 orang mendapat penghargaan piagam dari Gubernur Kepri,” ungkap Ani.
Penyelenggaraan didukung penuh Gubernur Kepri dan jajaran Pemprov Kepri, serta para widyaiswara dan penguji. Ani berharap, ke depan, Kepri dapat menyelenggarakan pelatihan tidak hanya untuk ASN Kepri, tetapi juga untuk kabupaten/kota dan institusi lain yang membutuhkan.
Dalam penutupan, Sekda mengapresiasi LAN, BKPSDM Jawa Timur, widyaiswara, dan panitia atas penyelenggaraan PKP yang sukses. Dengan mengucap alhamdulillah, Sekda menyatakan penutupan resmi PKP Angkatan XI di Pemprov Kepri.
Adapun tiga peserta terbaik dalam PKP angkatan XI kali ini adalah Muhammad Eka Putra Galus dari BKAD Provinsi Kepri, Azika dari DLHK Provinsi Kepri, dan Kiki Desika dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. (yen)
Editor: Sigik RS
