banner 728x90
Suasana ibadah umat Kristiani di dalam gereja pada peringatan wafat Isa Almasih tahun 2024, Jumat (29/3/2024). F- dok/suaraserumpun.com

Peringatan Wafat Isa Almasih di Bintan, Gereja Dikawal Ketat

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Gereja di wilayah Kabupaten Bintan dikawal secara ketat oleh aparat, pada peringatan Wafat Isa Almasih, Jumat (29/3/2024). Polres Bintan menurunkan personel ke setiap gereja pada saat umat kristiani beribadah.

Untuk wilayah Polsek Bintan Timur, gereja yang melaksanakan ibadah adalah Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) rogate kijang yang terletak di Kelong Enam, Gereja HKI (Huria Kristen Indonesia) Petra, Gereja GBI (Gereja Betel Indonesia) My Home 22, Gereja GPDI (Gereja Pantekosta Di Indonesia), Gereja GPPS (Gereja Pantekosta Pusat Surabaya) Bukit Sion dan masih ada beberapa gereja lain yang melaksanakan ibadah di wilayah Bintan Timur.

Baca Juga :  Tim Puslitbang Polri Evaluasi Strategi Penanganan Pengaduan Masyarakat di Polres Bintan

Untuk Wilayah hukum Polsek Bintan Utara, juga dilakukan pengamanan ibadah memperingati Wafat Isa Almasih yaitu Gereja GPIB Hossana yang terletak di Jalan Hang Tuah Komplek KPLP Tanjung Uban Kota, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan banyak lagi Gereja lainnya yang melakukan ibadah yang dilakukan pengamanan oleh personel Polri.

Mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MH, Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson menyampaikan, Polres Bintan menugaskan personel guna melakukan pengamanan di beberapa lokasi gereja yang melaksanakan ibadah, atau kegiatan dalam rangka memperingati wafatnya Isa Almasih.

Baca Juga :  Bupati Anambas 'Hadang' Penumpang KM Bukit Raya dengan Imbauan Prokes

Pengamanan yang dilakukan tidak hanya pada keselamatan jemaat saja. Juga dilakukan pengamanan terhadap kendaraan jemaat dan arus lalu lintas di sekitar gereja. Hal ini merupakan wujud dedikasi Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Baik itu dalam rangka kegiatan ibadah maupun yang lainnya.

“Dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat atas hadirnya polisi di tengah masyarakat,” ujar Iptu Missyamsu Alson.

Dalam kegiatan tersebut personel Polres Bintan juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan diri maupun barang berharga lainnya. Seperti saat berkendara patuhi rambu-rambu lalu lintas. Menggunakan helm standard dan melengkapi kelengkapan diri lainnya. Serta selalu perhatikan segala macam barang elektronik yang ada di rumah. Agar benar-benar dipastikan dalam keadaan mati.

Baca Juga :  Doa Roby Kurniawan buat Ratusan Santri TPQ di SKL

Saat ini, tambah Iptu Alson, di wilayah Bintan sedang musim kemarau. Oleh karena itu, kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Baik itu sengaja maupun tidak disengaja. Karena dapat membahayakan.

“Pelaku pembakaran hutan dan lahan juga akan dikenakan sanksi pidana sesuai undang undang yang berlaku,” demikian ditambah Iptu Alson. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *