banner 728x90
Pelatih Liverpool Juergen Klopp bersama Mohamed Salah pemain muslim di klub Liverpool. F- klopp

Perancis Mencoret Pemain Timnasnya yang Berpuasa, Kisah Klopp dan Mo Salah Viral Lagi

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Perancis mencoret nama pemain timnasnya yang berpuasa pada Ramadan 1445 hijriah ini. Kisah Juergen Klopp dengan Mo Salah di Liverpool viral lagi. Pelatih Timnas Perancis beda banget dengan Klopp di Liverpool.

Dilaporkan ESPN, Federasi Sepakbola Perancis (FFF) melarang pemainnya di level senior dan kategori kelompok umur, untuk berpuasa di Ramadan ini, ketika persiapan dan berlangsungnya jeda internasional. Itu demi, tenaga mereka bisa maksimal di lapangan.

Hal tersebut jadi kontroversi. Malah, pemain U-19 Perancis, Mahamadou Diawara yang muslim, langsung mundur dari timnasnya karena aturan tersebut.

Di sosial media, FFF mendapat banyak kecaman. Perancis dinilai tidak menghargai para pemainnya yang muslim, untuk tetap menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Memulihkan Ekonomi Rakyat, Puncak Peresmian Kegiatan KOTAKU Gegap Gempita

Para fans sepak bola lantas menyangkutpautkan dengan Juergen Klopp. Manajer Liverpool ini sebaliknya, punya kisah viral yang begitu menghargai pemain muslim termasuk di bulan puasa! Satu di antaranya yaitu Mohamed Salah dan Sadio Mane yang selalu berpuasa pada saat sesi latihan maupun dalam pertandingan, selama Bulan Suci Ramadan.

“Tidak ada masalah bagi pemain saya yang berpuasa. Mereka selalu bisa memberikan performa terbaiknya ketika berpuasa atau tidak. Saya menghormati agama mereka,” kata Klopp dilansir Liverpool Echo pada tahun 2020 lalu.

Baca Juga :  Liga 3 Zona Kepri: PSTK Tanjungpinang Geser Posisi 757 Kepri Jaya FC, PS Shark Tersingkir

Ketika Ramadan tiba, sesi latihan Liverpool akan dipadatkan pada pagi hari. Sesi latihan siang dan sore ditiadakan, sehingga pemain muslimnya bisa segera pulang ke rumah untuk beristirahat.

Tim nutrisi Liverpool juga punya menu khusus bagi pemainnya yang berpuasa. Sadio Mane, ekspemain The Reds pernah mengutarakannya.

“Sebelum Ramadan, saya berbicara dengan kapten (Jordan Henderson) untuk menyampaikan ke manajer agar kami mengganti skedul latihan di bulan Ramadan,” bukanya dilansir dari Daily Mail.

“Jujur saja, berat rasanya bermain saat Ramadan. Namun, tim nutrisi kami membuat segalanya lebih mudah dan bos (Klopp-red) membuat jadwal latihan baru, sehingga kami bisa tetap menjalankan puasa,” paparnya.

Baca Juga :  Lima Atlet PGI Kepri Optimis Mampu Bersaing di Pra PON Jatinangor Menuju PON 2024

Lebih dari itu, Juergen Klopp tidak hanya memperlakukan pemain muslim secara khusus di bulan Ramadan. Setiap harinya, Klopp menghormati para pemain muslimnya untuk melakukan ibadah.

“Ada hari-hari ketika Mane dan Salah telat datang ke ruang ganti karena beribadah lebih dulu. Ya, dalam hidup ini ada hal yang lebih penting daripada sepakbola,” ujar Klopp.

“Saya senang dengan keanekaragaman budaya di tim ini. Pun saya akan senang, jika kami punya perwakilan pemain muslim,” tutupnya seperti dilansir detik.com. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *