banner 728x90
Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan SSos memimpin rapat koordinasi teknis menjaga kestabilan harga dan gerakan pangan murah atau pasar murah menjelang puasa Ramadan hingga Lebaran Idulfitri, Kamis (7/3/2024). F- diskominfo tanjungpinang

Sabtu Ini, Pemko Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan menggelar gerakan pangan murah lagi, atau pasar murah, Sabtu (9/3/2024) ini. Gerakan pangan murah ini, sebagai upaya Pemko Tanjungpinang untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang puasa Ramadan hingga lebaran Idulfitri 1445 hijriah.

Guna menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok di Tanjungpinang tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan SSos minta agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang meningkatkan kegiatan monitoring harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Hasan minta jajaran OPD terkait mengecek ketersediaan dan harga di tingkat distributor utama, dan perbandingan harga di distributor lokal hingga ke pengecer.

“Dengan begitu kita mengetahui di tataran mana kenaikan harga terjadi, penyebab, dan langkah strategis apa yang harus dilaksanakan untuk melaksanakan intervensi guna mengendalikan harga bahan kebutuhan pokok,” kata Hasan Pj Wali Kota Tanjungpinang dalam rapat koordinasi teknis pemenuhan bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2024 di ruang rapat Bapelitbang Kota Tanjungpinang, Kamis (7/3/2024) sore.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri, Pemeriksaan Pesawat Lion Air Group di KEK BAT Semakin Intens

Pada kesempatan lain, Kepala Diskominfo Tanjungpinang Teguh Susanto menerangkan, selain meminta peningkatan kuantitas dan kualitas monitoring harga kebutuhan pokok, Pj Wali Kota Tanjungpinang juga minta OPD terkait melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah kepada OPD terkait di Pemprov Kepri. Hal itu ditujukan agar pelaksanaan kegiatan sejenis yang juga akan dilaksanakan Pemprov Kepri di Tanjungpinang bisa merata, serta menjangkau wilayah yang lebih luas.

“Sebagai tindak lanjut rapat itu, hari Sabtu (9/3/2024) ini, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan akan menggelar Gerakan Pangan Murah atas Pasar Murah di halaman Kantor Camat Tanjungpinang Kota,” ujar Teguh Susanto.

Baca Juga :  Polda Kepri Mengamankan 3.205,5 Gram Kokain di Anambas, Ada 2 Terduga Pelakunya

Komoditi yang dijual pada Pasar Murah tersebut berupa beras, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai merah, tepung, dan produk pertanian kelompok tani.

“Harganya dipastikan jauh di bawah harga pasar,” sebut Teguh.

Berdasarkan monitoring persediaan bahan kebutuhan pokok yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, diketahui bahwa persediaan bahan kebutuhan pokok di Tanjungpinang dinyatakan masih mencukupi tingkat kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hj Riany mengatakan, kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok lebih disebabkan pada pergeseran panen, dan tertahannya persediaan beras di gudang.

Hal itu juga didukung oleh pernyataan perwakilan Bulog Sub Divre Tanjungpinang, Arif. Menurut Arif, per tanggal 7 Maret 2024 saat ini terdapat 600 ton cadangan beras pemerintah dan beras medium yang akan segera didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat. Jumlah tersebut masih akan ditambah dengan pasokan sebanyak 2.000 ton yang sedang dalam perjalanan menuju ke gudang Bulog Tanjungpinang.

Baca Juga :  Cen Sui Lan: Awal 2024, Revitalisasi Terminal dan Runway Bandara Letung Kepulauan Anambas Selesai

Bulog juga masih memiliki 21 ton beras premium, 118 ton gula pasir 15.000 liter minyak goreng, dan persediaan daging beku sebanyak 4 ton. Ini adalah komoditi komersil Bulog, yang harganya dapat disesuaikan dengan harga pasar. Bulog juga memiliki kesempatan untuk ikut melakukan intervensi harga bahan kebutuhan pokok tertentu.

“Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, karena Pemko menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga. Sabtu (9/3/2024) ini, Pemko Tanjungpinang menggelar gerakan pangan murah atau pasar murah lagi,” demikian disampaikan Teguh Susanto. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *