banner 728x90
Sekdaprov Kepri Adi Prihantara memimpin rapat evaluasi pelayanan rumah singgah Pemprov Kepri di Jakarta dan Batam, Selasa (19/9/2023). F- diskominfo kepri

Daftar Tunggu Pengguna Rumah Singgah Jakarta dan Batam Membludak

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Sejak diresmikan, animo masyarakat Kepri untuk menggunakan fasilitas rumah singgah Mahligai Keris di Batam dan Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta, terus meningkat. Bahkan daftar tunggu pengguna rumah singgah tersebut membludak. Sehingga dalam pelaksanaan pelayanan perlu dilakukan evaluasi demi pelayanan yang lebih baik.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara memimpin Rapat Evaluasi terhadap pelayanan dan fasilitas kedua Rumah Singgah tersebut di Ruang Rapat Sekda Lt3, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (19/9/2023).

Sejak pertama kali diresmikan pada 10 Agustus lalu hingga saat ini, Rumah Layanan Singgah ‘Mahligai Keris’ di Kota Batam telah melayani sebanyak 36 pasien dimana 27 pasien telah selesai menjalani pengobatan. Sedangkan Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta sejak diresmikan pada Bulan Mei lalu, telah melayani 84 pasien dan 59 pasien telah dinyatakan selesai menjalani pengobatan.

Baca Juga :  Sehari 48 Ribu Lebih Warga Kepri yang Divaksin, 17 Agustus Tuntas!

Dalam kesempatan ini Sekdaprov Kepri Adi Prihantara meminta agar seluruh pegawai rumah singgah serta instansi yang terlibat didalamnya untuk fokus menfasilitasi segala kebutuhan dalam pengelolaan Rumah Singgah tersebut. Kemudahan akses dan pelayanan yang baik yang diberikan membuat tingginya antusias masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Yang sudah baik ini agar dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Karena pada dasarnya tugas utama kita ialah melayani masyarakat. Segala kendala yang terjadi harap disusun penyelesaiannya sesegera mungkin. Lakukan koordinasi secara kontinyu,” pinta Adi Prihantara.

Baca Juga :  Ekonomi Kepri Jelang Pertemuan Jokowi dengan PM Singapura di Lagoi

Adi Prihantara juga mengarahkan untuk segera membentuk Tim Pengelolaan Rumah Singgah, dan kembali akan melakukan rapat evaluasi secara rutin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Yosei Susanti selaku penanggungjawab pengelolaan Rumah Singgah Provinsi Kepri menyampaikan dalam rapat, bahwa rumah singgah Jakarta selalu penuh oleh masyarakat yang akan merujuk penyakitnya ke Tumah Sakit yang ada di Jakarta. Saat ini, lapornya, terdapat 22 pasien yang sedang memanfaatkan Rumah Singgah Jakarta dengan 29 pendampingnya. Sehingga ketika ada pasien baru yang akan masuk terpaksa harus antre.

Baca Juga :  Info Terkini! Sadio Mane Dicoret dari Timnas Senegal Menjelang Pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar

“Saat ini fasilitas rumah singgah di Jakarta dan Batam kami laporkan selalu dipenuhi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Artinya fasilitas Rumah Singgah tersebut benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Jumlah antrian yang masuk saat ini sudah mencapai ratusan, dan mereka harus menunggu ada kamar yang kosong,” ujar Yosei.

Turut hadir dalam rapat ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M Bisri, perwakilan Badan Penghubung Provinsi Kepri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Eko Sumbaryadi, perwakilan Biro Umum Kepri, dan pihak-pihak terkait lainnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *