banner 728x90
Ketua Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani mempromosikan batik khas Bintan motif sampan layar karya pegiat UMKM dan pelaku industri rumah tangga Bintan, Selasa (6/6/2023). F- diskominfo bintan

Hebat! Pegiat UMKM Bintan Punya Batik Khas Motif Sampan Layar

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Pegiat UMKM dan pelaku industri rumah tangga di Kabupaten Bintan tergolong hebat. Kini, pegiat UMKM Bintan punya batik khas motif sampan layar.

Keterampilan tersebut tak lepas dari ketekunan dan peran Ketua Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani dalam meningkatkan kemampuan para pegiat UMKM dan industri rumah tangga di Bintan. Hasilnya semakin terlihat, setelah bekerja sama dengan DPR RI dan Balai Diklat Padang Sumatera Barat, dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan 3in1 pembuatan batik tulis bagi perajin atau pegiat UMKM di Bintan.

Baca Juga :  KPU: Pemilu 2024, Kecil Kemungkinan Penambahan Dapil di Bintan

Lebih dua pekan sudah, 50 peserta mengikuti Diklat yang dibina langsung oleh koordinator yang kompeten dalam urusan membatik. Fokus pada pengembangan motif khas daerah, seluruh peserta ternyata mampu melahirkan karya yang luar biasa.

Beragam batik dengan motif yang berkaitan dengan Bintan, yang menjadi hasil karya mereka. Mulai dari motif kerang, siput laut, dugong hingga gasing. Hasil batik tersebut terpampang rapi di saat acara penutupan di Gedung Dekranasda Bintan, Selasa (6/6/2023).

Bahkan satu hari sebelum penutupan, para peserta dengan kompak membuat batik bermotif sampan layar. Karya batik khas motif sampan layar itu dihadiahkan kepada Hafizha Rahmadhani.

Baca Juga :  Jadikan Lingga Lumbung Pangan Organik, Ansar Tanam Padi Bersama Moeldoko

“Alhamdulillah, hebat sekali ya. Di luar ekspektasi sebenarnya. Bisa sama-sama kita lihat hasil karya mereka, ini ukuran pemula lagi,” tutur Hafizha Rahmadhani, usai menutup kegiatan Diklat dengan melepas tanda peserta.

Para mentor juga kagum hasil karya batik khas motif sampan layar tersebut. Dari pihak Balai Diklat pun kagum, saat melihat hasil akhir pembinaan kepada para peserta. Hal ini pula yang lantas membuat Hafizha optimis sentra batik di Bintan bukan sekadar angan belaka.

“Mereka mampu dan punya skill ternyata. Dari sini nanti tinggal bagaimana kemampuan dasar ini terus dilatih,” harap Hafizha.

Baca Juga :  Meilinda: Ini Syarat Pelaku yang Bisa Mendapat Restorative Justice

Para peserta nantinya akan diberikan sertifikat tanda bukti memiliki kelayakan dan kemampuan dalam membatik. Sebab seluruh peserta mendapat penilaian langsung dari Balai Diklat dan diumumkan bahwa kesemuanya dinyatakan lulus.

“Dengan keterampilan ini, mudah-mudahan kita bisa mewujudkan kampung batik di Kabupaten Bintan,” tutup Hafizha Rahmadhani. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *