banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri halalbihalal KMPKR Yogyakarta dan memaparkan pembangunan 2 tahun di Kepri selama masa kepemimpinan Ansar-Marlin. F- diskominfo kepri

Halalbihalal dengan KMPKR Yogyakarta, Gubernur Kepri Memaparkan Pembangunan Selama 2 Tahun Kepemimpinan Ansar-Marlin

Komentar
X
Bagikan

Yogyakarta, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menghadiri halalbihalal masyarakat Kepri yang tergabung dalam Keluarga Masyaraka Provinsi Kepulauan Riau (KMPKR) Yogyakarta, Minggu (21/5/2023). Dalam kegiatan halalbihalal di Hotel Crystal Lotus Jalan Magelang, Kota Yogyakarta ini, Ansar Ahmad memaparkan pembangunan selama 2 tahun dirinya memimpin Provinsi Kepri bersama Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina (Ansar-Marlin).

“Membangun Kepri butuh kita bersama-sama. Peran masyarakat Kepri yang berada di perantauan, seperti salah satunya di Jogjakarta ini sangat dibutuhkan kontribusinya dalam membangun. Karena saya yakin saudara-saudara di perantauan punya pemikiran dari sisi yang berbeda dan memang dibutuhkan bagi daerah,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Minggu Ini, Gubernur Kepri Menuntaskan Program Pinjaman Modal Tanpa Bunga dengan Bank RiauKepri

Ansar melanjutkan, masa kepemimpinannya hanya sekitar 3 tahun 8 bulan. Dan saat ini masa jabatannya hanya tersisa sekitar 1,6 tahun saja.

“Dalam waktu yang singkat ini terus kita pacu untuk menggesa berbagai ketertinggalan dalam membangun Kepri. Anggaran kita kecil, makanya kita jolok terus di APBN. Kita datagi menteri yang satu ke menteri yang lain. Alhamdulillah, ada hasilnya dan pembangunan bisa kita gesa,” kata Ansar.

Membangun Kepri, lanjut Ansar Ahmad, dengan 394 pulau berpenghuni dari 2408 pulau yang ada, adalah hal yang tidak mudah.

“Apa yang saya sampaikan ini betul adanya. Membangin Kepri ini tadak mudah dan tidak murah. Ada 2.408 pulau di Kepri dengan 394 yang berpenhmghuni. Terdapat 7 kabupaten dan kota di Kepri semuanya harus mendapat porsi anggaran yang proporsional agar disparitas pembangunannya tidak terlalu jomplang dan timpang,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Euro 2020/2021: Swedia Juara Grup, Spanyol Pun Lolos ke Babak 16 Besar

Tahun 2023 ini, lanjutnya, Pemprov Kepri mendapatkan alokasi APBN lebih dari Rp100 miliar. Dana tersebut untuk membangun Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tanjung Uban, peningkatan fasilitas di RS Ahmad Thabib terutama dalam hal penanganan penyakit jantung dan sebahainya.

“Tidak hanya itu, kita juga sedang menggesa pembangunan jembatan Batam-Bintan, melanjutkan program bantuan bagi UMKM dengan bunga nol persen dan sebagainya. Kita juga baru saja meresnikan rumah singgah di Jakarta untuk membantu nasyarakat kita yang tidak mampu yang sedang berobat di Jakarta,” sebutnya.

Baca Juga :  BEM UMRAH Bikin Aksi Penolakan Konsesi ZEE Vietnam ke DPR RI

Tidak hanya itu, untuk menjaga moderasi dan dan toleransi antarumat beragama, Pemprov Kepri juga telah membuat progran Mubaligh Hinterland yang diturunkan ke pulau-pulau.

“Ini untuk mnumbuhkan semangat moderasi dan toleransi beragama yang benar..intinya seperti yang saya katakan, membangun Kepri ini harus bersama-sama tanpa memandang suku,ras, agama dan jabatan,” kata Ansa

Sementara itu ketua KMPKR Yogyakarta Mohammad Yakoob berterima kasih atas kehadiran Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dalam acara tersebut. (yen)

Editor: SigiK RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *