banner 728x90
Rusa yang dibawa dari mini zoo Kijang menjadi daya tarik wisatawan di kawasan konservasi Safari Lagoi. F- yen/suaraserumpun.com

Mini Zoo di Kijang Akan Dibuka Lagi, Tak Mengganggu Fauna Safari Lagoi

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Info terkini bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Bintan. Mini Zoo atau kebun binatang di Kijang, Bintan Timur akan dibuka lagi. Tapi, tidak mengganggu fauna yang ada di Safari Lagoi.

Mini Zoo di kawasan Taman Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, dulunya menjadi kawasan wisata favorit. Mini Zoo ini diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), semasa dijabat oleh almarhum Muhammad Sani. Saat itu, Bupati Bintan dijabat oleh H Ansar Ahmad yang kini menjabat sebagai Gubernur Kepri.

Untuk mengembangkan Mini Zoo di Kijang ini, mantan Gubernur Kepri Alm Muhammad Sani menyumbangkan beberapa fauna langka. Ansar Ahmad dan sejumlah pejabat pemerintah juga melakukan hal yang sama. Tak cuma burung merak hingga kasuari yang ditangkarkan di Mini Zoo Kijang ini. Buaya dan orang utan pun ‘diurus’ di Mini Zoo Kijang tersebut.

Kondisi ini yang membikin H Ansar Ahmad semasa menjabat Bupati Bintan, lebih sering bermain dengan puluhan rusa dan kijang. Terkadang, rapat koordinasi dengan kepala OPD pun dilakukan di Mini Zoo. Jumlah kunjungan ke Mini Zoo dari kalangan masyarakat luar, ribuan orang per minggunya. Itu cerita bagusnya soal Mini Zoo.

Baca Juga :  Perempat Final Liga Champions: Munchen dan Chelsea Terancam, Karim Benzema Bikin Kejutan

Namun di balik kemasyhuran itu, Mini Zoo Kijang pun tak beroperasi, beberapa tahun lalu. Karena, dari luas area dan lokasinya, ‘dianggap’ menyalahi aturan oleh beberapa pihak terkait. Meskipun sarana dan prasarana penangkaran fauna langka sangat memadai.

Alhasil, Mini Zoo dijadikan tempat pustaka umum dan kawasan rekreasi biasa. Fauna yang ada di Mini Zoo dipindahkan ke kawasan Lagoi. Sebagian besar dikembangkan di taman wisata Safari Lagoi. Tapi, beberapa fauna langka ada juga yang dirawat oleh oknum-oknum ‘berpengaruh’. Sudah lah, itu cerita lama.

Yang pasti, dalam waktu dekat ini, Mini Zoo akan beroperasi lagi menjadi tempat rekreasi. Saat ini, kawasan Mini Zoo sedang dibenahi oleh Pemkab Bintan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Minta Roro Mini hingga Dermaga ke Menhub RI, Bukan Kereta Api

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan, program pembenahan Mini Zoo di kijang ini, untuk dijadikan taman rekreasi Kota Kijang. Tahun 2023 ini, Pemkab Bintan belum menganggarkan dana untuk pembenahan Mini Zoo itu, dalam APBD.

“Tapi, kita bekerja sama dengan perusahaan, yaitu dari dana CSR perusahaan. DLH Bintan sudah mulai mengemas dan membenahi Mini Zoo di Kijang ini. Sebentar lagi akan beroperasi,” kata Roby Kurniawan usai peringatan Nuzulul Quran di Bintan Timur, Jumat (7/4/2023) malam.

Roby Kurniawan mengungkapkan, Selama ini, Mini Zoo di Kijang sempat vakum atau tidak digunakan sebagai tempat rekreasi. Karena, untuk satu kawasan kebun binatang (zoo) itu memang harus memenuhi ketentuan izin dan semuanya. Pengurusan izin pun memerlukan waktu yang panjang.

Baca Juga :  Cabor Renang Tanjungpinang Juara Umum Lagi di 02SN Provinsi Kepri

“Ke depan, Mini Zoo ini kita kelola lagi. Tapi lebih kepada memperkenalkan hewan (fauna) khas daerah. Meski demikian, bisa mendorong turis datang ke Mini Zoo. Bisa saja seperti ayam kampung, kucing kampung, kijang dan fauna lain yang sifatnya khas daerah,” jelas Bupati Bintan.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan rencana mini zoo Kijang dibuka lagi untuk tempat wisata rekreasi masyarakat dan turis di sela memperingati Nuzulul Quran di Bintan Timur, Jumat malam lalu. F- yen/suaraserumpun.com

Sebelumnya, Mini Zoo menjadi penangkaran hewan langka. Namun, sudah dipindahkan ke Safari Lagoi, yaitu penangkaran hewan langka yang memiliki izin sesuai ketentuan.

“Ke depan, kita tidak mengganggu atau memindahkan fauna di Safari Lagoi itu ke Mini Zoo. Pengoperasian Mini Zoo di Kijang ini, untuk tempat rekreasi masyarakat dan turis. Dengan menyediakan hewan atau binatang yang khas daerah. Yang tidak memerlukan izin tertentu. Tujuan akhirnya, bisa menggerakan ekonomi UKM di sekitar taman Kota Kijang,” demikian harapan Roby Kurniawan Bupati Bintan.

“Ya, Mini Zoo Kijang ini segera dibuka lagi,” sambungnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *