banner 728x90
Ketua PWP Karimun H Teddy Setiawan saat sambutan, sabtu (11/02/2023).F-PWP Karimun

PWP Karimun Gelar Peringatan Isra Mikraj

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, di penjuru dunia seluruh umat Islam memperingati peristiwa besar Isra Mikraj, dengan berbagai cara. Seperti halnya di Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Kabupaten Karimun, turut menggelar peringatan Isra Mikraj.

Bertempat di Sekretariat PWP Kabupaten Karimun, Sabtu (11/2/2023) acara peringatan isra mikraj berlangsung dengan penuh hikmat dan antusiasme para warga Sunda. Baik anggota PWP Kabupaten Karimun maupun tamu undangan yang hadir.

Acara diawali dengan pembacaan selawat Nabi Muhammad SAW yang dilantunkan oleh ibu-ibu pengajian Istighosah Sundawiyah. Dilanjut dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ustadz Hamdan. Dan sambutan ketua panitia PHBI PWP Kabupaten Karimun Ustadz Nanang Karmana, serta sambutan dari Ketua PWP Kabupaten Karimun Kang H Teddy Setiawan.

Baca Juga :  Hari Jadi Ke-19 Provinsi Kepri, Wagub Menyampaikan Makna Visi Misi Ansar-Marlin

Untuk tausiyah sendiri pihak panitia menghadirkan Ustadz H Abdul Basit Lubis. Dalam ceramahnya, Ustadz H Abdul Basit Lubis menceritakan tentang perjalanan malam Rasullullah SAW saat isra mikraj. Yang pada intinya kita sebagai umat Islam harus percaya bahwa peristiwa tersebut benar terjadi. Walaupun secara logika sangat sulit diterima. Dan ini menunjukkan Bahwa betapa agungnya sang maha pencipta Allah SWT.

Isra Mikraj merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi dirinya, umatnya serta alam semesta.

Baca Juga :  Dekra Fest 2023, Dekranasda Kepri Menampilkan Aneka Ragam Kemilau Wastra Kumalayoe

Pengertian isra sendiri adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqso. Sedangkan mikraj adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al-Aqso menuju Sidrotul Muntaha (langit ke tujuh).

“Inti dari perjalanan spiritual di atas adalah pelaksanaan salat 5 waktu yang wajib kita laksanakan. Bagaimana pelaksanaan shalat yang betul,” ujar ustaz H Abdul Basit Lubis, yang menerangkan menjelaskan tata cara yang benar dalam pelaksanaan tersebut dengan ilmu yang benar agar pelaksanaan salat tidak sia-sia.

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa isra mikraj ini. Dengan acara peringatan tersebut, diharapkan kepada warga Sunda khususnya PWP dan warga Sunda Kabupaten Karimun, menjadi manusia yang tidak hanya fokus bersosialiasi dan menjalankan usaha serta bekerja. Melainkan juga religius dalam menjalankan ibadah khususnya melaksanakan salat wajib 5 waktu, dan salat sunat lainnya serta dapat menyebarkan kebaikan terhadap warga lainnya.

Baca Juga :  Indonesia Menyingkirkan Vietnam, Irak Memuncaki Klasemen Sementara Grup D Piala Asia Qatar 2023

Tausiyah dilaksanakan secara santai penuh keakraban berlangsung kurang lebih selama 60 menit dan diselingi dengan senda gurau di sela isi ceramah dan menambah acara menjadi lebih akrab. Acara ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Ustadz Anda Fauzi dan diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama. (Ion)

Editor: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *