Beranda All News Tahun 2023, Dana Program Gerbang Kampung di Bintan Disediakan Rp40 Juta Per...

Tahun 2023, Dana Program Gerbang Kampung di Bintan Disediakan Rp40 Juta Per RW

0
Bupati Bintan Roby Kurniawan melihat hasil bidikan sebelum menjelaskan dana program Gerbang Kampung. F- diskominfo bintan

Bintan, suaraserumpun.com – Tahun anggaran 2023, Pemerintah Kabupaten Bintan melanjutkan program gerakan pembangunan kampung, atau disebut dengan program Gerbang Kampung. Dana program Gerbang Kampung disediakan sebesar Rp40 juta per RW, melalui desa dan kelurahan.

Bupati Bintan Robby Kurniawan menjelaskan, sumber dana untuk pemerintahan desa di Bintan pada tahun 2023 ini, terjadi penurunan sekitar Rp2 miliar dari bagi hasil pendapatan pajak dan retribusi, dibandingkan tahun lalu. Namun, sumber Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) terjadi peningkatan sekitar Rp3 miliar.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Ingin 'Merebut' Potensi Labuh Jangkar di Perairan Selat Malaka-Singapura

Secara rinci, untuk alokasi Dana Desa (DD) dari pusat pada tahun 2023 untuk Kabupaten Bintan mencapai Rp30,5 miliar. Sedangkan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Bintan buat 36 pemerintah desa se-Kabupaten Bintan itu mencapai Rp57,4 miliar. Sedangkan untuk dana bagi hasil daerah mencapai Rp25,8 miliar. Dan dana bagi hasil retribusi daerah sekitar Rp1 miliar. Sehingga total uang yang beredar di desa mencapai Rp115 miliar, pada tahun anggaran 2023 ini.

“Awal Februari nanti, APBD maupun APBDes sudah bisa jalan. Itu hasil rakor Pemkab Bintan dengan OPD dan kepala desa. Tanggal 31 Januari, DPA APBD desa itu sudah kita serahkan. Sekaligus penandatanganan pakta integritas. Tahun ini, program Gerbang Kampung tetap dijalankan. Rp40 juta anggarannya per kampung,” kata Robby Kurniawan, Senin (9/1/2023).

Baca Juga :  Tiga Ekskaryawan Subkon Mencuri Tembaga di PT BAI, Modusnya Pakai ID Card

Pada kesempatan lain, Sekda Bintan Ronny Kartika menambahkan, prioritas pembangunan desa pada tahun 2023, ditujukan kepada program pemulihan ekonomi, penanggulangan stunting, membantu penanganan kemiskinan ekstrem. Penggunaan APBDes harus linear dengan pemerintah kabupaten. Seperti program prioritas kepala daerah dan pemulihan ekonomi, padat karya desa. Serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dapat membantu peningkatan PADes.

Sedangkan untuk program Gerbang Kampung di pemerintah desa, tambah Ronny Kartika, anggarannya sharing dana APBD dan APBDes. Dari APBD membantu Rp20 juta, dan APBDes mengalokasikan Rp20 juta.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Meraih Penghargaan sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Sangat Baik

“Jadi, anggaran untuk program Gerbang Kampung itu, menjadi Rp40 juta per kampung atau per RW. Kalau di kelurahan, itu murni dari APBD Kabupaten Bintan anggarannya,” sebut Ronny Kartika. (yen)

Editor: Wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here