banner 728x90
Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan SIK memberikan keterangan pers tentang modus tindak pidana penimbunan solar di Batam, Selasa (6/9/2022). F- Istimewa/humas polda kepri

Begini Modus Pelaku Penimbunan Solar di Batam yang Ditangkap Polda Kepri

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Seorang pelaku berinisial TH alias T diamankan oleh tim Dit Reskrimsus Polda Kepri, atas penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM subsidi jenis bio solar. Begini modus penimbun solar di Batam yang ditangkap Polda Kepri tersebut, dalam melakukan aksinya.

Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan SIK menjelaskan, pelaku T ini diamankan saat berada di samping Ruko Aji Business Centre, Sagulung Kota Batam. Tersangka bernisial TH alias T ini bekerja sebagai sopir, dan seorang lagi masih Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan inisial Sidabutar.

“Dari tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM subsidi jenis bio solar ini, pihak kepolisian sudah melaksanakan penyitaan tiga unit mobil minibus. 9 struk pembelian BBM jenis bio solar, 630 liter bio solar, 12 kartu Brizzi dan uang tunai sebesar Rp 3.050.000,” sebut AKBP Nugroho Agus Setiawan SIK, saat menggelar jumpa pers, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga :  Masuk 75 Desa Wisata Terbaik, Ansar Ahmad: Pemprov Melanjutkan Revitalisasi Pulau Penyengat

Pada konferensi pers di Media Center Polda Kepri ini, Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan SIK didampingi Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Kepri AKBP Surya Iswandar SH, dan Kanit 2 Subdit 4 Dit Reskrimsus Polda Kepri Kompol Adi Kuasa Tarigan SIK.

Modus operandi penimbunan solar ini adalah, pelaku melakukan pembelian BBM subsidi jenis bio solar di SPBU Kota Batam, dengan menggunakan kendaraan minibus yang tangkinya telah dimodifikasi. Pembelian dilakukan dengan menggunakan kartu fuel card Brizzi yang telah digandakan sebanyak 12 kartu, dan ditempel stiker seolah-olah kartu milik kendaraannya. Selanjutnya BBM dipindahkan ke kendaraan penampung yang nantinya akan dijual kembali.

Baca Juga :  Manchester City di Ambang Juara Liga Inggris, Posisi Arsenal dan Liverpool Tergeser

“Di samping itu, pelaku juga menggunakan mobil minibus ini secara bergantian mengisi BBM jenis bio solar di enam SPBU yang ada di Kota Batam. Tangki yang sudah dimodifikasi diletakkan tidak jauh dari SPBU tempat pelaku membeli,” jelas Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan SIK.

Jadi, pada saat dilakukan penindakan, tim melihat ada hal yang mencurigakan. Yaitu, melihat mobil yang masuk di SPBU dan memindahkan bahan bakarnya ke mobil yang sudah di modifikasi. Selain dengan modus tersebut, pelaku juga menggandakan kartu Brizzi untuk dapat mengisi bahan bakar secara berulang.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Anggota DPR RI, Perempuan Tionghoa Pertama dari Kepri yang Menembus Senayan

Atas perbuatannya, tim penyidik Dit Reskrimsus Polda Kepri menerapkan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah pasal 55 Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *