Beranda All News Kapal Pesiar Genting Dream Singgah ke Kepri, Pemprov Mengapresiasi Upaya PT BRC

Kapal Pesiar Genting Dream Singgah ke Kepri, Pemprov Mengapresiasi Upaya PT BRC

0
Buralimar mantan Kepala Dinas Pariwisata Kepri mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyerahkan cendera mata kepada Raymond Lim selaku Chief Operating Officer Resorts World Cruises, disaksikan GGM PT BRC Abdul Wahab, Roby Kurniawan dan Frans Gunara serta Kapolres Bintan. F-yen/suaraserumpun.com

Bintan, suaraserumpun.com – Harapan Gubernur Kepri H Ansar Ahmad untuk membangkitkan sektor pariwisata dan pemulihan ekonomi di Kepri mulai terwujud. Kini, kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi disinggahi kapal pesiar Genting Dream. Pemprov Kepri mengapresiasi upaya PT BRC Lagoi.

Genting Dream, merupakan nama kapal pesiar yang singgah ke perairan Kepri. Kapal ini bertolak dari Marina Bay Cruise Centre Singapura pada Jumat, (1/7/2022) dan tiba di perairan Bintan, Sabtu (2/72022) pagi. Ketibaan kapal pesiar tersebut menjadi momen penandatanganan MoU antara Bintan Resorts dengan Resort World Cruises di Doulos Phos The Ship Hotel, Lagoi, Bintan, Sabtu (2/72022).

Nota kesepahaman ditandatangani oleh pihak pengelola kawasan wisata Bintan Resorts yaitu Frans Gunara selaku Vice President Director PT Bintan Resort Cakrawala dan Raymond Lim selaku Chief Operating Officer Resorts World Cruises, Singapura.

Baca Juga :  Kepri Ingin Mengajukan sebagai Tuan Rumah Penyelenggara PON pada Tahun 2032

Gubernur Kepri Ansar Ahmad diwakili oleh Plt Kadis Pariwisata Kepri Luki Zaiman hadir menyaksikan penandatanganan MoU ini. Turut hadir Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, Bupati Bintan Roby Kurniawan beserta jajaran pemerintah yang hadir, serta Eugene Cho Park, CEO Gallant Venture Pte Ltd.

Kerja sama ini merupakan bentuk dukungan Gubernur Ansar terhadap percepatan investasi pariwisata di Kepri. Kawasan Bintan sebagai salah satu unggulan dalam sektor pariwisata. Penandatanganan MoU ini juga sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam percepatan recovery atau pemulihan ekonomi di Kepri.

Singgahnya kembali kapal pesiar ke perairan Kepri ini juga membuka asa Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang pada beberapa kesempatan selalu menyatakan harapannya ke depan penumpang kapal pesiar dapat pula singgah ke Pulau Penyengat yang sejalan dengan proyek revitalisasi Pulau Penyengat.

Baca Juga :  Molek Banget, Masjid yang Satu Ini Jadi Ikon Bintan

Penandatanganan MoU ini bukan kali pertama kerja sama mendatangkan kapal pesiar dari luar negeri untuk singgah ke perairan yang dekat dengan kawasan wisata Bintan Resorts. Sejak tahun 2018, Bintan Resorts juga disinggahi setiap minggunya oleh kapal pesiar lainnya, namun pelayaran kapal pesiar ini terpaksa terhenti oleh karena merebaknya pandemi Covid-19 di awal tahun 2020.

Sebelumnya, kapal pesiar Voyager of the Seas milik perusahaan Royal Caribbean Internationa jugal sempat dua kali melakukan pelayaran dengan membawa turun 4.000 penumpang setiap berlayar ke wilayah perairan Indonesia di Bintan Utara untuk melancong ke Bintan Resorts melalui pelabuhan laut Bandar Bentan Telani yang terletak di dalam kawasan wisata ini.

Buralimar mantan Kepala Dinas Pariwisata Kepri mengatakan, tahun 2018 lalu, sudah ada kapal pesiar yang masuk ke Kepri, dan menyinggahi Bintan dengan membawa 4 ribuan turis per minggunya. Sejak pandemi, kapal pesiar terhenti. Kini, masuk lagi ke Kepri, dengan MoU Bintan Resorts dengan Resort World Cruises Singapura ini.

Baca Juga :  Polisi dan Wartawan Adu Ketangkasan Menembak

“Kami dari Pemprov Kepri dan mewakili Pak Gubernur, mengapresiasi upaya PT BRC Lagoi ini,” kata Buralimar dalam sambutannya mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Group General Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala, Abdul Wahab mengatakan bahwa kapal pesiar Resorts World Cruises merupakan salah satu entry point yang dapat meningkatkan pengunjung internasional yang mayoritas berasal dari negara Singapura, India, Malaysia dan wilayah regional lainnya.

“Diproyeksikan perjalanan mingguan kapal pesiar ini akan menyumbangkan angka pelancong berkisar rata-rata 4.000 hingga 5.000 orang per bulan, dan kita sudah menandatangani nota kesepakatan untuk 52 minggu,” sebut Abdul Wahab. (yen)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here