Beranda All News 25 Siswa SPN Polda Kepri Diserang Massa

25 Siswa SPN Polda Kepri Diserang Massa

0
Siswa Diktukba SPN Polda Kepri mendapatkan pelatihan pengendalian massa dalam bentuk semulasi penyerangan massa di Mapolres Bintan, Sabtu (4/6/2022). F- Istimewa/Humas Polres Bintan

Bintan, suaraserumpun.com – Sebanyak 25 orang siswa Diktukba SPN Polda Kepri diserang massa. Namun, upaya serangan tersebut bisa diatasi personel kepolisian.

Peristiwa serangan massa itu merupakan simulasi dalam pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) terhadap 25 siswa Diktukba SPN Polda Kepri. Pelatihan siswa ini yang dilakukan oleh Kanit Dalmas Sat Sabhara Polres Bintan Bripka Suprianto, di lapangan apel Polres Bintan, Sabtu (4/6/2022) pagi.

Dalam simulasi pelatihan pengendalian massa tersebut, Bripka Suprianto didampingi beberapa orang staf, mengoreksi langsung sikap dan gerakan-gerakan dalam bentuk peleton. Jika ada kesalahan dalam posisi gerakan peleton, langsung dikoreksi oleh asisten instruktur. Sedangkan Bripka Suprianto mempraktikkan gerakan-gerakan Dalmas.

Baca Juga :  Wako Rahma Dinilai Ceroboh, Mantan Wako Lis Darmansyah Mengamuk di Pasar

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono SH SIK MH mengatakan, salah satu materi pelajaran yang diberikan kepada siswa Diktukba yang melaksanakan Latihan Kerja (Latja) di Polres Bintan adalah, fungsi teknis Samapta.

“Kita latihkan langsung cara penanggulangan aksi unjuk rasa dan pengamanan bagi diri personel, saat terjadi unjuk rasa di lapangan,” kata Kapolres Bintan.

Tampak saat diberikan materi pelajaran Pengendalian massa (Dalmas) itu, para siswa mengikuti dengan serius. Tidak dirasakan lagi panasnya terik matahari, hanya untuk menyerap ilmu dari instruktur. Saat latihan juga digunakan peralatan Dalmas seperti tameng, tongkat Polri serta perlengkapan pengamanan yang melekat pada diri petugas. Yaitu pelindung kaki, pelindung tangan dan helm. (yen)

Baca Juga :  Gubernur Kepri Beri Bantuan Rp1,2 Juta, Ketua RW: No Problem Tak Diberi Motor

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here