Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mendatangi Kantor PLN Tanjungpinang, usai meresmikan listrik masuk desa di beberapa pulau wilayah Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Senin (15/11/2021). Pertemuan gubernur dengan PLN Tanjungpinang tersebut membahas persoalan listrik di pulau-pulau besar wilayah Kota Batam, guna percepatan program ‘Kepri Terang’. Selanjutnya, Pemprov Kepri dan PLN akan mengaliri listrik di pulau-pulau berskala besar di wilayah Kota Batam tersebut.
“Tadi pagi kita sudah meresmikan masuknya listrik di Pulau Lengkang, Gare, dan Labon. Sekarang kita mau membahas untuk pulau-pulau besar yang belum masuk listrik supaya secepatnya masuk listrik,” kata Ansar Ahmad di Kantor PLN Tanjungpinang, Senin (15/11/2021) kemarin.
Pada lawatannya kali ini, Gubernur Kepri disambut oleh Senior Manajer Teknik PLN Wilayah Sumatera Taufik Eko, Staf Khusus GM PLN Wilayah Sumatera Suharno, Manager UP2K Kepri Yuniar Budi Satrio, Manager Bagian Pembangkitan Ari Widjajadi, Manager Bagian Niaga Rieska Faniza, dan Manager Bagian Keuangan & Umum Raja Irwandi.
Untuk mempercepat masuknya listrik di pulau-pulau besar di Kepri, gubernur menjelaskan, akan dilakukan pola Serah Terima Operasi (STO) antara Pemprov Kepri dengan PLN. Dalam pola STO ini Pemprov Kepri akan membantu penyediaan tenaga teknis yang akan bertugas menjaga dan merawat mesin generator. Sementara untuk beberapa pulau kecil yang tidak terlalu banyak ditinggali keluarga, akan dilistriki dengan pembangkit listrik tenaga surya.
“Sudah kita anggarkan Rp3 miliar untuk menyediakan listrik dan jaringan di 8 pulau di Batam, lalu PLN akan membantu di 3 pulau. Jika 11 pulau di Batam itu teraliri listrik maka pulau-pulau besar di Batam sudah teraliri listrik,” kata Ansar Ahmad.
Tidak hanya di Batam, Gubernur Kepri juga memberikan perhatian kepada beberapa pulau di Kabupaten Bintan yang belum dialiri listrik. Beberapa pulau seperti pulau Malin Besar, Malin Kecil, Kelong, dan desa Tenggel akan dialiri listrik menggunakan transmisi tower.
“Yang di Anambas, juga enam desa akan mulai kita aliri listrik menggunakan CSR dari SKK Migas. Secara bertahap seluruh desa di Kepri sudah harus bisa menikmati layanan dasar listrik,” tambah Ansar Ahmad.
Program Kepri Terang menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk memberikan dukungan pada program Nawacita yang digagas Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia mulai dari desa-desa terpencil dan terluar.
Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Yusra Helmi mengatakan, PLN siap memberikan dukungan terhadap program pengaliran listrik ke pulau-pulau yang terus digesa oleh Gubernur Kepri.
“Program Kepri Terang yang digagas Pak Gubernur juga sejalan dengan pencapaian elektrifikasi yang sedang kami kerjakan. Jadi dua program ini akan sangat saling menguntungkan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya. (nurul atia)
Editor: Sigik RS
