Beranda All News Kakek 60 Tahun Residivis Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Berulah Lagi

Kakek 60 Tahun Residivis Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Berulah Lagi

0
AD kakek berusia 60 tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, ditahan di Polsek Bintan Utara. F- Istimewa/Humas Polres Bintan

Bintan, suaraserumpun.com – Seorang kakek berusia 60 tahun yang merupakan residivis kasus pencabulan anak di bawah umur, kini berulah lagi. AD kembali melakukan tindakan pencabulan terhadap anak berusia 13 tahun di Tanjunguban, Bintan Utara. Kini, si kakek sudah ditahan jajaran Polres Bintan.

Unit Reskrim Polsek Bintan Utara berhasil mengamankan AD (60) si pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kakek berusia 60 tahun ini melakukan perbuatan cabul di seputaran area masjid yang berada di Tanjunguban.

Baca Juga :  Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN, Musda di Kepri Ditunda Lagi

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suharjono membenarkan, pihaknya telah mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencabulan yang berinsial AD (60) terhadap korban yang masih di bawah umur (13 tahun). Pelaku diamankan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari orang tua korban. Perbuatan tidak senonoh yang dilakukan AD terhadap anak di bawah umur itu terjadi, Jumat (5/11/21).

Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk mencari pelaku yang diketahui sudah berada di Batam. Setelah dilakukan pengejaran, pelaku berhasil diamankan saat berada di pelabuhan Telaga Punggur, Batam.

Baca Juga :  Atlet KONI Kepri di PON Papua Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan

“Pelaku langsung dibawa ke Tanjunguban untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kompol Suharjono mewakili Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono SH SIK MH, saat memberikan keterangan resmi, Rabu (10/11/2021).
Dari hasil pemeriksaan, jelas Kompol Suharjono, pelaku berinisial AD (60) ini merupakan residivis perkara yang sama. Saat ini, telah melakukan tindakan tidak senonoh tersebut sebanyak 5 kali, sejak awal Januari 2021 hingga saat ini.

“Saat ini, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Bintan Utara, untuk menjalani proses penyidikan,” ungkap Kapolsek Bintan Utara.

Baca Juga :  Hasil Sepak Bola Olimpiade 2020 Tokyo: Brasil dan Jepang Menang, Argentina dan Perancis Terseok

Tersangka dijerat dengan pasal 82 Ayat (1) Junto Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 K.U.H.Pidana, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here