Beranda All News Dewi Kumalasari Gesa Pembentukan Tim Pendamping Keluarga Percepatan Penurunan Stunting hingga Desa

Dewi Kumalasari Gesa Pembentukan Tim Pendamping Keluarga Percepatan Penurunan Stunting hingga Desa

0
Hj Dewi Kumalasari menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2021 tingkat Provinsi Kepri di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Jumat (5/11/2021). F- nurul atia/suaraserumpun.com

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Hj Dewi Kumalasari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri menggesa pembentuk tim pendamping keluarga untuk percepatan penurunan kasus stunting hingga ke tingkat desa/kelurahan. Langkah itu untuk mencapai misi zero stunting 2024 di Provinsi Kepri.

Upaya guna mencapai zero stunting pada tahun 2024 di Provinsi Kepri tersebut, disampaikan Dewi Kumalasari pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (5/11/2021). Dalam kesempatan ini, disejalankan dengan peresmian website TP-PKK Kepri, yang dilakukan oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Lamidi, Aisyah Sani, Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, Askomlek Kogabwilhan I, Aspotmar Lantamal IV, Kasiter Korem 033/WP, dan unsur Forkompinda lainnya.

Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari mengatakan, PKK Kepri selama tahun 2021 telah banyak melakukan berbagai agenda kegiatan bekerja sama dengan OPD-OPD di lingkungan Pemprov Kepri. Seperti pembagian 200 ribu masker bersama BPBD Kepri ke masyarakat Karimun, Lingga, Tanjungpinang, Bintan dan Batam.

Baca Juga :  Hasan SSos: Lima Daerah di Kepri Patut Jadi Motivator

Lalu dilaksanakan pula program Pasar Mitra Tani yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri. Vaksinasi pelajar pun dilakukan PKK Kepri di SMAN 1 Bintan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

“Semua kegiatan ini merupakan dukungan kami untuk membantu kinerja Pemprov Kepri dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang,” ucap Dewi Kumalasari.

Ke depannya, lanjut Dewi Kumalasari, PKK Kepri akan terlibat secara aktif menurunkan angka stunting di seluruh daerah Kepri. PKK akan berkoordinasi memonitor terbentuknya tim pendamping keluarga percepatan penurunan stunting di desa dan kelurahan. Dalam satu desa/kelurahan minimal terdapat 1 tim pendamping keluarga yang terdiri dari 1 orang kader PKK, 1 orang bidan, dan 1 orang kader pembina keluarga.

“Dengan terobosan gerakan ini, kami dapat membantu Kepri di tahun 2024 angka stunting turun dari 20 persen ke 14 persen,” sebut Dewi Kumalasari.

Baca Juga :  Menuju KEK Kesehatan Internasional di Sekupang, BP Batam Meningkatkan Service Excellence

Dewi menyatakan, PKK Kepri berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program terbaik. Sehingga keberadaan PKK Kepri memang dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, juga diumumkan pemenang lomba gerakan penekan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kepri. Kota Batam berhasil keluar sebagai juara 1 lomba peran kader. Di kategori lomba penyuluhan PHBS dimenangkan Kabupaten Lingga. Dan lomba penyuluhan IVA Test dimenangkan Kabupaten Karimun.

Di lain kesempatan, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad mengapresiasi kinerja TP-PKK Kepri yang selama ini banyak membantu Pemerintah Provinsi Kepri dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PKK dari dulu hingga sekarang selalu menjadi mitra strategis pemerintah, jalan PKK sudah cukup panjang dan banyak karya-karya terbaik dihasilkan oleh kader PKK” ujar Ansar Ahmad.

Dengan adanya website ini, gubernur berharap TP-PKK Kepri mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Sosialisasi dan penyuluhan masyarakat dapat dilakukan dengan memanfaatkan website yang baru diluncurkan tersebut. Terlebih lagi PKK mempunyai jaringan yang sangat dalam ke lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Membikin Jalan Desa Telaga Tujuh Mengilap, Anggarannya Rp600 Juta

“Kekuatan utama PKK itu terletak di kader-kadernya yang sangat banyak, PKK mampu menembus hingga ke tingkat RT/RW bahkan ke unit terkecil di keluarga,” lanjutnya.

Keluarga yang sejahtera dan sehat mejadi cikal bakal masyarakat yang maju. Dimulai dari keluarga akan tercipta lingkungan yang Madani. Dari lingkungan madani tersebut akan berimbas pada tujuan utama negara Indonesia yang unggul.

Gubernur Kepri berjanji akan terus memberikan dukungan kepada TP-PKK Kepri untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah yang dipimpinnya. Kerja sama dan kolaborasi tersebut diyakini mampu membuat visi dan misi Kepulauan Riau akan terwujudnya. Yaitu Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing dan berbudaya.

“Yakinlah dengan kekompakan dan sinergitas antar kita semua dapat menjadikan Kepri lebih baik lagi kedepannya,” tegasnya. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here