Beranda All News Kongres Biasa Asprov Kepri, Sekjen PSSI: Bina Sepak Bola Lewat SSB Terafiliasi

Kongres Biasa Asprov Kepri, Sekjen PSSI: Bina Sepak Bola Lewat SSB Terafiliasi

0
Yunus Nusi Sekjen PSSI memberikan arahan pembinaan sepak bola melalui SSB, pada saat membuka Kongres Biasa tahun 2021 Asprov PSSI Kepri melalui virtual, Senin (25/10/2021). F-screenshot nurul atia/suaraserumpun.com

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Sekjen PSSI Yunus Nusi membuka secara resmi Kongres Biasa 2021 Asprov PSSI Kepulauan Riau (Kepri) melalui virtual, Senin (25/10/2021) siang. Dalam sambutannya, Sekjen PSSI meminta Asprov Kepri agar melakukan pembinaan sepak bola lewat Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terafiliasi.

Kongres Biasa tahun 2021 Asprov PSSI Kepri dilaksanakan secara virtual ini dipimpin oleh Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri Maifrizon, Anggota Exco Jamhur Ismail dan Bambang. Selain itu, peserta kongres juga diikuti Askab dan Askot se-Provinsi Kepri, AFP serta klub anggota Asprov PSSI Kepri dan pengurus Asprov PSSI Kepri.

Pada saat memberikan , Yunus Nusi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya RME Mansyur Razak Sekum Asprov PSSI Kepri. Yunus Nusi juga mengapresiasi atas kinerja Asprov PSSI Kepri di bawah kepemimpinan Maifrizon dan Exco serta pengurus lainnya. Meski Ketua Asprov Kepri Nurdin Basirun sudah non aktif sejak dua tahun lalu.

Baca Juga :  Operasi Zebra Seligi dan Yustisi, Belasan Remaja Keluyuran Digeledah Polisi

“Apa yang dilakukan Asprov PSSI Kepri ini, hasilnya positif. Semoga dari hasil Kongres Biasa ini, Asprov Kepri bisa menindaklanjuti program PSSI. Baik kompetisi Liga 3, Piala Soeratin, Piala Pertiwi, kompetisi sepak bola pantai, maupun pelatihan-pelatihan,” ujar Yunus Nusi, saat berada di dalam mobil, di Jakarta.

Yunus Nusi berharap, agar Asprov PSSI Kepri melakukan pembinaan-pembinaan sepak bola di daerah. Khususnya mengembangan dan mendorong pembinaan SSB yang terafiliasi (berhubungan erat) dengan Asprov PSSI Kepri. Karena, pemain-pemain sepak bola Timnas Indonesia dari semua strata umur itu berasal dari daerah.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Imigran Pencari Suaka di Bintan Membikin Lalu Lintas Macet

“Timnas kita itu dari talenta-talenta daerah. Kami berharap, Asprov PSSI melakukan pembinaan-pembinaan di daerah. Semoga Asprov Kepri maju dan terus berkembang,” kata Yunus Nusi yang akan membikin kerja sama PSSI dengan Badan Anti-Doping Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Maifrizon Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri menyampaikan, Asprov PSSI Kepri tidak bisa menjalankan program sejak dua tahun lalu, akibat masa pandemi Covid-19. Namun, di pertengahan 2021 lalu, Asprov Kepri sudah menggelar seleksi pemain U-16 dan U-18 untuk seleksi Timnas Indonesia.

Baca Juga :  23 Kru Kapal Navigasi Terpapar Covid-19, Diisolasi ke LPMP Ceruk Ijuk

“Alhamdulillah, satu orang pemain Kepri dipanggil untuk Seleknas U-18 Indonesia, atas nama Rafly Ramadhan. Sekarang menunggu hasil seleksi dari PSSI. Sedangkan talenta pemain muda Kepri lainnya, sudah banyak yang direkrut oleh tim klub 3 maupun di Elite Pro Academy Liga 1,” sebut Maifrizon.

“Kami dari Asprov PSSI Kepri akan mendorong pembinaan sepak bola usia dini. Meski tersisa waktu 6 bulan lagi, untuk kepengurusan Asprov Kepri, periode berjalan ini,” kata Maifrizon menambahkan.

Ketua KONI Kepri Usep Rahmat juga berharap, Kongres Biasa Asprov PSSI Kepri menetapkan program yang terbaik, untuk kemajuan sepak bola di Provinsi Kepri. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here