Beranda All News Kepri Buka Kunjungan Turis Asing, Ansar Ahmad: Bintan Resorts di Lagoi yang...

Kepri Buka Kunjungan Turis Asing, Ansar Ahmad: Bintan Resorts di Lagoi yang Sangat Siap

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mencatat beberapa saran Menhub RI pada saat rapat virtual rencana dibukanya pintu masuk turis asing, Sabtu (9/10/2021). F- Istimewa/Humas Pemprov Kepri

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pemerintah pusat sedang menyusun strategi untuk membuka kunjungan turis asing ke Provinsi Kepulauan Riau dan Bali. Untuk pilot project travel bubble di Provinsi Kepri, kawasan wisata Bintan Resorts di Lagoi, Kabupaten Bintan yang sangat siap pada saat ini.

Untuk membuka pintu masuk kunjungan turis asing ini, pemerintah menjaring inspirasi, rekomendasi dari para stakholdernya. Langkah ini sebagai bentuk persiapan rencana dibukanya kembali jalur pariwisata mancanegara. Terutama untuk di Bali dan Kepulauan Riau. Salah satunya adalah dengan cara menggelar rapat secara intens bersama pihak Pemprov Bali maupun Pemprov Kepri.

Sudah beberapa kali pertemuan, masih dalam agenda yang sama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi memimpin Rapat Koordinasi dengan pembahasan klasifikasi dan klarifikasi kedatangan penumpang Warga Negara Asing (WNA) di Kepulauan Riau secara virtual, Sabtu (9/10/2021), di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Dalam rapat ini hadir langsung Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kadis Kesehatan M Bisri, Kabiro Pemerintahan yang juga Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 M Darwin, dan Wakasatgas Covid-19 Tjeptjep Yudiana.

Baca Juga :  Ketiga Kalinya Sky Perenang Kepri Gagal Meraih Medali di PON Papua

Untuk di wilayah Kepri, Ansar Ahmad menegaskan, sangat siap menerima turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman). Terutama untuk di Bintan Resorts di Lagoi, Bintan. Karena simulasi pembahasan travel bubble sudah sangat baik dan sudah diketahui oleh pihak pemerintah Singapura.

Untuk kegiatan vaksinasi, Bintan Resorts sudah melaksanakan untuk seluruh karyawanya. Termasuk masyarakat yang berada disekitar Lagoi, meskipun radiusnya berjauhan.

“Yang benar-benar isolated itu adalah Bintan Resorts. Nah, saya kira kalau nanti disetujui, ketika ini menjadi pilot project dan sukses, maka mungkin beberapa waktu kemudian kita juga membuka Nongsa Sensation di Batam,” tegas Gubernur Kepri.

Selama ini sekitar 97 sampai 98 persen turis mancanegara datang ke Kepri pintu masuk satu-satunya melalui Singapura.

Khusus untuk kota Batam, terang Gubernur Kepri kondisi pariwisatanya, baik perhotelan maupun resortnya atau lapangan golf sudah mulai menggeliat. Karena banyak turis domestik yang berkunjung.

Baca Juga :  Chelsea Angkat Trofi di Awal Musim, Villarreal Kalah Penalti

“Bintan Resorts kondisinya sangat memprihatinkan. Sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi kita semua,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Disamping itu, Gubernur Kepri juga berharap kepada Menteri Perhubungan RI terkait bandara di Batam dan Tanjungpinang, juga ditentukan dalam rakor tersebut. Bandara ini akan dibuka dan dijadikan pilot project.

“Terkait bandara Hang Nadim Batam dan RHF Tanjungpinang, kami akan melanjutkan komunikasi dan berkoordinasi kepada pihak luar, atau ke negara lain yang sudah kita persiapkan. Baik itu Taiwan maupun beberapa wilayah provinsi di Cina,” ujar Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad Gubernur Kepri meminta rekomendasi-rekomendasi klaster negara-negara yang aman, dan akan mempersiapkan diri bersama pemerintah pusat.

“Kalau memang bandara belum menjadi prioritas kita, maka Bintan Resort di Lagoi lah yang pertama kita persiapkan sungguh-sungguh,” pintanya.

Terkait Nongsa Sensation, Gubernur Kepri menjelaskan, kawasan resort dan expert-nya cukup banyak. Tetapi selama ini sudah melakukan perjalanan pulang pergi melalui pelabuhan Batam Center.

Baca Juga :  1.087 Calon Peserta Tak Lulus Seleksi Administrasi Perekrutan CPNS/CASN di Bintan

“Para turis selama ini masuk ke Nongsa lewat jalur PMI. Dan setiap hari, masuk dari Singapura ke Batam mencapai 15 sampai 20 orang yang khusus Expatriate yang berada di kawasan industri, maupun kawasan wisata Nongsa Sensation,” terangnya.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, terkait pilot project dibukanya kunjungan wisatawan mancanegara, akan ditetapkan sebagai rekomendasi Kementerian Luar Negeri.

“Untuk Bintan Resorts, saya pikir kita sepakat. Bahwasanya Singapura berkenan atau tidak nantinya Dubes RI untuk Singapura lah untuk melakukan pembicaraan,” katanya.

Tentang kunjungan turis ke Tanjungpinang dan Batam, Menhub menambahkan, wisatawan mancanegara itu diisolasi mandiri di suatu tempat atau sebuah hotel diperkenankan.

“Saya pikir Tanjungpinang dan Batam analog dengan Bali, mustinya diperkenankan. Jadi rekomendasi ini tolong dilaporkan ke Bapak Menko Marves,” saran Budi Karya Sumadi. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here