Beranda All News Dewi Kumalasari: Mari Kita Budayakan Pakai Batik Khas Kepri

Dewi Kumalasari: Mari Kita Budayakan Pakai Batik Khas Kepri

0
Hj Dewi Kumalasari Ketua Dekranasda Kepri mempromosikan batik khas Kepri pada peringatan Hari Batik Nasional di Batam, Minggu (3/10/2021) malam. F- nurul atia/suaraserumpun.com

Batam, suaraserumpun.com – Hj Dewi Kumalasari Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Kepri mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk membudayakan memakai batik khas Kepri. Selain menampilkan khas Melayu, memakai batik Kepri juga menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Hj Dewi Kumalasari usai menutup pameran batik Kepri pada peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2021, di Mega Mall, Batam, Minggu (3/10/2021) malam lalu.

“Selain kaya dengan motif budaya lokal, budaya memakai batik Kepri juga mendorong percepatan pemulihan ekonomi daerah kita. Kan batik Kepri hasil produk para perajin di Kepri. Mari kita budayakan pakai batik khas Kepri,” ujar Dewi Kumalasari, istri Gubernur Kepri H Ansar Ahmad tersebut.

Baca Juga :  Begini Cara Ansar Ahmad Memajukan UMKM, Pedagang Es Apolo Pun Kecipratan Rezeki

Penyelenggaraan HBN 2021 dilaksanakan oleh A-Plus Entertainment. Pameran ini memperkenalkan batik Kepri kepada masyarakat, dengan cara lomba fashion show busana dari kain batik Kepri.

Dewi Kumalasari berharap, kain batik khas Kepri ini bisa menjadi andalan sektor usaha masyarakat Kepri. Karena, motif batik Kepri ini berasal dari kabupaten/kota, yang memiliki ciri khas masing-masing. Contohnya batik motif gonggong, motig cogan, motif padi emas dan beberapa motif lainnya.

“Kami dari Dekranasda Kepri, akan mengajak seluruh Dekranasda kabupaten/kota untuk membina para perajin batik. Sekaligus turut mempromosikan dan memasarkan produk kain batik para perajin itu,” ucap Hj Dewi Kumalasari Ansar. (nurul atia)

Baca Juga :  Vaksinasi Dosis Pertama Kepri Nomor Urut 3, Gubkepri: Dosis Kedua Harus Sama

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here