Beranda All News Cen Sui Lan Bakal Mengajukan Tambahan Vaksin Lagi, Jika Kurang di Kepri

Cen Sui Lan Bakal Mengajukan Tambahan Vaksin Lagi, Jika Kurang di Kepri

0
Cen Sui Lan Anggota DPR RI Dapil Kepri, Herdiyanto selaku penasihat vihara Budi Murni, dan Eko Kepala Bimas Budha Kemenag Kota Batam mendiskusikan vaksinasi dosis kedua.

BATAM (suaraserumpun) – Cen Sui Lan Anggota DPR RI Dapil Kepri turut menyurati Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, untuk meminta penambahan vaksin buat Kepri, pada Juli 2021 lalu. Permintaan itu disampaikan, karena jumlah vaksin untuk kebutuhan Kota Batam dan Tanjungpinang kurang.

Cen Sui Lan mengajukan penambahan vaksin buat Kepri itu melalui surat resmi nomor 042/CSL/A-285/DPR RI/VII/2021. Upaya ini sejalan dengan dilakukan Pemprov Kepri, atas dukungan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma. Karena, pada saat bulan Juli dan Agustus 2021 lalu, sempat terjadi kelangkaan vaksin di Kota Batam dan Tanjungpinang.

Baca Juga :  Enam Nelayan Bintan Belum Dibebaskan Polis Diraja Malaysia

“Ketika vaksin langka, kita langsung berkoodinasi dengan Menteri Kesehatan. Agar memprioritaskan vaksin untuk dua kota di Provinsi Kepri itu. Alhamdulillah, vaksin di Provinsi Kepri sudah tertangani dengan baik,” kata Cen Sui Lan, di sela peninjauan vaksinasi di Vihara Budi Murni, Batam, Sabtu (11/9/2021).

Dalam peninjauan vaksinasi tersebut, Cen Sui Lan sempat berdiskusi tentang vaksinasi dosis kedua dengan Eko sebagai Kepala Bimas Budha Kemenag Kota Batam. Serta Herdiyanto selaku Penasihat Vihara Budi Murni. Herdiyanto juga merupakan salah seorang Tenaga Ahli DPR dari Cen Sui Lan, sebagai koordinator bantuan sosial.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila, Sekda Bintan: buat Warga, Tingkatkan Protokol Kesehatan

“Jika vaksin dosis kedua kurang, saya akan mengajukan tambahan vaksin lagi. Seperti yang kita ajukan pada saat bulan Juli lalu, ke Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI,” tegas Cen Sui Lan. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here