Beranda All News Menko PMK Muhadjir Effendy Minta Kepri Tekan Impor Beras

Menko PMK Muhadjir Effendy Minta Kepri Tekan Impor Beras

0
Menko PMK Muhadjir Effendy dan Ansar Ahmad Gubernur Kepri meninjau ketersediaan beras di gudang Bulog Tanjungpinang, Kamis (12/8/2021).

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau meninjau ketersediaan beras di gudang Bulog Km 5 Tanjungpinang. Dalam kesempatan ini, Menko PMK juga menyarankan agar Kepri menekan impor beras.

Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau gudang Bulog Tanjungpinang didampingi H Ansar Ahmad Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dan Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma. Kunjungan kerja Menko PMK ini sekaligus proses penyaluran beras, ketersediaan stok dan kelayakan beras untuk bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Usai meninjau gudang Bulog Tanjungpinang, Menko PMK Muhadjir Effendy menilai kemasan dan ketersediaan stok beras di gudang tersebut sudah baik. Beras sudah dikemas dalam kemasan plastik berukuran 5 kilogram. Sehingga aman dari kemungkinan rusak terkena hujan.

Baca Juga :  Andil Lantamal IV Tanjungpinang Lewat Serbuan Vaksinasi bagi Masyarakat Pesisir

Menko PMK Muhadjir Effendy meminta agar Pemprov Kepri memiliki kebijakan tersendiri dalam mengatur ketersediaan stok beras. Ini sebagai upaya menekan impor beras dari luar negeri. Menurutnya, Provinsi Kepri meski bukan sebagai daerah penghasil beras, setidaknya bisa memasok atau berpartisipasi membantu daerah-daerah yang mengalami surplus beras. Sehingga, produksi beras dari daerah lain, bisa terserap.

Kebijakan atau langkah tersebut, kata Menko Muhadjir, beras bantuan sosial yang dibagikan kepada masyarakat, merupakan beras lokal.

“Bukan berarti, beras harus diproduksi di Kepri. Namun beras lokal dari provinsi lain, terutama yang memiliki surplus beras bisa dipasok ke Kepri. Seperti beras produksi dari Jatim, Jabar, Jateng, Kaltim dan Kalsel,” ujar Muhadjir Effendy.

Baca Juga :  Kemenkes: Vaksinasi Dosis Pertama di Kepri Mencapai 60,32 Persen

Dalam menyalurkan beras bantuan sosial kepada masyarakat, Menko PMK Muhadjir Effendy mengingatkan, agar beras bansos yang disalurkan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat. Jika ada masyarakat yang komplain terhadap kualitas beras bansos ini, harus direspon secepatnya.

“Sesegera mungkin direspon oleh Bulog, sebagai penyedia dan Kantor Pos Indonesia sebagai penyalur,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy.

Setelah dari gudang Bulog, Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Gubernur Kepri dan Wako Tanjungpinang meninjau perumahan warga di Kelurahan Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang. Menko PMK Muhadjir Effendy turut menyerahkan bantuan sembako kepada warga.

Baca Juga :  Hasil Perempatfinal Liga Champions: PSG dan Chelsea Menang di Markas Bayern dan Porto

“Kita minta Bu Wali Kota Rahma mendata ulang masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapat Program Keluarga Harapan (PKH). Kalau ada kesulitan mengenai pendataan nama NIK pada Himpunan Bank Negara (Himbara), kita dapat menyalurkannya melalui PT Pos,” harapnya.

Selain itu, rombongan Menko PMK Muhadjir Effendy juga meninjau gudang obat Instalasi Farmasi Provinsi Kepri di Jalan Kesehatan RSUD Tanjungpinang. Sekaligus mengecek ketersediaan vaksin. Terakhir, Menko PMK Muhadjir Effendy mengecek tempat isolasi terpadu di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kepri, Toapaya Asri, di Kabupaten Bintan. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here