Beranda All News Apri Sujadi Prihatin dengan Isu yang Menyesatkan

Apri Sujadi Prihatin dengan Isu yang Menyesatkan

0
Apri Sujadi dan Roby Kurniawan menyampaikan kebenaran Covid-19 dan perlunya vaksinasi, serta protokol kesehatan.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Bupati Bintan Apri Sujadi merasa prihatin, dengan banyaknya isu-isu yang menyesatkan serta menimbulkan keresahan. Bupati Bintan meminta agar masyarakat dapat lebih selektif dalam menyerap informasi yang beredar, di tengah wabah Covid-19.

Menurut Bupati Bintan, informasi hoaks dan menyesatkan itu terpantau marak. Informasi bohong yang beredar itu akan menjadi bola liar di beberapa jejaring media sosial.

“Kita prihatin, ditengah wabah Covid 19 melanda, masyarakat acapkali dibuat kebingungan untuk memilah informasi yang dianggap benar dan valid. Karena banyak terdapat informasi yang ternyata tidak sesuai fakta dan rekam medis,” ujar Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati Bintan Roby Kurniawan, usai penyerahan bantuan beras PPKM di Kantor Camat Bintan Timur, (1/8/2021) pagi.

Baca Juga :  Jerome Chew Menyanjung Kinerja Muhammad Rudi

Menurut Apri Sujadi, ada yang bilang, Covid-19 itu tidak nyata. Ada juga yang bilang, pihak Rumah Sakit meng-Covid-kan pasien. Ada juga yang bilang kenapa sudah divaksin tapi masih terkena Covid-19, dan lain-lain.

Dalam situasi seperti saat ini, Apri juga menegaskan hendaknya masyarakat tidak begitu saja menyaplok informasi yang sumbernya belum tentu benar. Masyarakat dapat melihat fakta dan bukti. Sehingga tidak menerima persepsi yang keliru dimana para pihak medis lebih memahami terkait hal tersebut.

“Untuk informasi bersama, bahwa Covid itu nyata. Dan vaksin itu bukan berfungsi menghilangkan virus. Namun berfungsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga bila terkena Covid-19, daya tahan tubuh dapat lebih kuat. Jadi, mari kita benar-benar jalankan protokol kesehatan, agar terhindar dari Covid-19,” tegas Apri Sujadi.

Baca Juga :  Appeknas Kepri Sarankan ke Pemerintah, Cabut IUJK Via OSS

Dalam penyerahan beras PPKM bersumber dari Kemensos tersebut, terdapat 887 KK yang merupakan warga Kelurahan Kijang Kota yang menerima sebanyak 10 Kg per KK dimana sasaran bantuan merupakan keluarga miskin/tidak mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here