Beranda All News Sempat Diduga Terpapar Covid-19, Rustam Meninggal karena Lakalantas Tunggal

Sempat Diduga Terpapar Covid-19, Rustam Meninggal karena Lakalantas Tunggal

0
Warga mengevakuasi jenazah Rustam yang mengalami lakalantas tunggal, di Toapaya, Kabupaten Bintan.

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Rustam seorang pria warga Km 13 Tanjungpinang ditemukan meninggal di tengah jalan arah masuk Pondok Pesantren Darussilmi Km 27 Toapaya, Bintan, Selasa (6/7/2021) pagi. Korban meninggal akibat lakalantas tunggal di jalan aspal ini sempat diduga terpapar Covid-18.

Rustam ditemukan tergeletak di jalan menuju Pondok Pesantren tersebut sempat menghebohkan warga sekitar. Korban ditemukan sendiri, dan tergeletak di tengah jalan. Sehingga warga menduga terpapar Covid-19 atau akibat tindak kejahatan. Namun setelah diselidiki, korban mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal.

Baca Juga :  Cerita Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Beruntung TPU Kebun Durian Kijang Tak Gelap Lagi

Korban atas nama Rustam ini diketahui merupakan warga Kilometer 13 arah Kijang, Bintan Timur. Ia meninggal diduga mengalami kecelakaan hendak menuju pondok pesantren menggunakan sepeda motor Suzuki Shogun BP 6563 RE warna Hitam Merah.

“Kabarnya, dia mau kerja ke arah pondok pesantren,” ujar seorang petugas mobil jenazah Kecamatan Toapaya di sela evakuasi korban.

Warga Toapaya lainnya Rendi mengatakan, saat mendapat informasi ada orang tergeletak di jalan tersebut, warga langsung mendatangi lokasi dan menghubungi kepolisian.

“Ya warga banyak datang untuk lihat. Infonya dia mau kerja ke pondok pesantren untuk pasang listrik. Ternyata, di lokasi ia diduga menabrak lubang jalan dan terjatuh,” katanya.

Baca Juga :  Inggris Vs Jerman Berakhir 2-0, Tim Neraka Rontok di Euro 2020!

Aipda Nico, personel Satlantas Polres Bintan langsung datang ke lokasi usai mendapatkan laporan. Nico langsung melakukan pengamanan dan evakuasi. Ia membenarkan, jika itu merupakan korban lakalantas.

“Tadi kami bantu pengamanan jalan dan evakuasi korban ke ambulans kecamatan. Sudah selesai evakuasinya. Saat ini musim hujan. Jadi kami imbau pengendara lebih hati-hati, apalagi berkendara di jalan rusak dan berlubang,” pesannya. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here