Beranda All News Mau Jadi Pemain Timnas? Begini Tips dari Coach Firmansyah dan Alex Aldha

Mau Jadi Pemain Timnas? Begini Tips dari Coach Firmansyah dan Alex Aldha

0
Coach Firmansyah dan Alex Aldha memberikan materi strategi menyerang, bertahan, serta transisi dalam bertanding kepada pemain U-19 Kepri, di stadion Sri Tri Buana Dompak, Tanjungpinang, Rabu (30/6/2021).

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – Banyak orang yang bercita-cita mau menjadi pemain sepak bola di tim nasional (Timnas) Indonesia. Mau jadi pemain Timnas? Begini tips atau cara dari pelatih Timnas U-16 dan U-19 Indonesia Coach Firmansyah dan Alex Aldha, agar kamu bisa menjadi seorang pemain Timnas.

Coach Firmansyah dan Alex Aldha Yudi melakukan seleksi nasional bagi pemain U-16 dan U-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (30/6/2021). Selain menyeleksi pemain, dua pelatih Timnas Indonesia ini, memberikan motivasi dan tips atau cara, seperti apa langkah-langkah ingin menjadi seorang pemain profesional dan masuk skuat Timnas Indonesia.

Tips Coach Firmansyah

Bagi Firmansyah Asisten Pelatih Timnas U-16 Indonesia, merekrut pemain untuk masuk skuat Timnas itu dilihat dari kemampuan skill dan tekniknya. Postur diutamakan, namun disesuaikan dengan posisi. Postur tidak harus tinggi. Tinggi badan itu dilihat dari penyesuaian posisi pemain. Tapi, postur tinggi itu juga menentukan untuk menghadapi lawan di kancah internasional. Yang diperlukan adalah pemain yang memiliki fisik yang kuat dan cepat, jika dilihat dari postur.

Coach Firmansyah, asisten pelatih Bima Sakti untuk Timnas U-16 Indonesia.

Kemudian, pemain itu memiliki jiwa kerja keras, ada kemauan. Tanamkan jiwa punya keinginan menjadi pemain profesional. Aan ada niat ingin masuk timnas. Percaya diri pada diri sendiri. kemudian latihan. Tanpa latihan yang rutin, tidak akan bisa. Serta diperlukan pengalaman tanding.

Tanpa jam terbang yang banyak, sulit membentuk karakter dan mengasah kemampuan pemain. Jam terbang itu menjadi evaluasi diri. Ikut kompetisi itu merupakan hal yang utama untuk mengukur kualitas seorang pemain.

Dalam bermain, harus ngotot. Kalah atau kehilangan bola, harus rebut lagi bola. Rebut dan rebut. Jatuh, langsung bangkit dan kejar lagi bola. Main bola sekarang, seperti itu jika ingin maju. Apalagi di era pelatih Shin Tae-yong melatih timnas Indonesia. Tidak ada yang namanya malasan.

Baca Juga :  Cerpen: (Negeri 1001 Masalah) Penguasa Wano Pantang Ditantang

Bermain sepak bola di era sekarang, bukan asyik menyerang. Tatkala diserang, harus bertahan. Pemain itu banyak yang asyik nyerang, tapi malas bertahan. Persoalan karakter masa transisi seorang pemain ini, yang menjadi perhatian untuk masuk timnas.

Aspek-aspek itu yang harus dipahami bagi seorang pemain yang ingin masuk timnas. Termasuk dari kalangan pelatih, jika ingin membentuk para pemain muda yang berkualitas untuk menjadi seorang pemain timnas itu.

Ingat, bermain bola itu adalah menyerang, bertahan dan transisi. Menyerang hal yang utama, untuk mencari kemenangan. Bertahan adalah untuk menghindari kekalahan. Transisi itu ada transisi negatif dan transisi positif.

Transisi negatif, yaitu tatkala tim dalam kondisi menyerang, kemudian bola direbut, dan harus bertahan lagi. Hal ini yang sangat sulit untuk diterapkan para pemain. Dan sulit mencari pemain yang berkarakter seperti ini. Kondisi transisi itu harus cepat.

Nah, kalau transisi positif yaitu ketika tim dalam kondisi diserang, bola harus direbut. Setelah menguasai atau berhasil merebut bola, langsung melakukan serangan. Bukan santai atau bermalasan. Karakter pemain yang paham dengan menyerang, bertahan dan transisi ini yang menjadi perhatian untuk menjadi seorang pemain timnas.

Kemudian, seorang pemain yang ingin maju dan benar-benar ingin masuk timnas, harus mengerti dan paham dengan apa kemauan pelatih. Pemain jangan menganggap sepele terhadap pelatih. Ingat, semua pelatih itu bagus. Pelatih itu punya target dan tujuan. Dan pelatih itu tahu, seperti apa karakter dan kemampuan pemainnya. Serta mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pemain. Justru itu, ikuti kemauan pelatih.

Tips Coach Alex Aldha

DR Alex Aldha Yudi yang biasa disapa Coach Alex, merupakan seorang pelatih fisik timnas U-19 Indonesia. Jangan abaikan soal fisik, jika ingin menjadi seorang pemain timnas. Tanpa fisik yang kuat, jangan berpikir bisa menjadi pemain profesional apalagi masuk skuat timnas. Karena, sepak bola merupakan cabang olahraga yang keras. Tak cuma saat menyerang, bertahan dan masa transisi diperlukan fisik yang extra. Tapi, bermain bola itu identik (selalu) kontak fisik antarpemain.

Coach Alex Aldha Yudi (kiri) bersama Firmansyah dan Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri Maifrizon.

Nah, untuk membentuk dan mempertahankan fisik yang kuat, bukan hal yang mudah. Begini tips dari Coach Alex untuk mendapatkan fisik yang sesuai dengan standar pemain timnas. Pemain itu harus mengikuti proses semua latihan.

Baca Juga :  BKKBN: Pendataan Keluarga di Kepri Belum Mencapai Target

Pertama, pemain itu harus menanamkan pada diri sendiri, tiada hari tanpa latihan. Kalau ini dilakukan, fisik akan kuat. Tak ada pemain yang minta keluar dari lapangan, apalagi keluar sendiri dari lapangan saat bermain.

Kalau pelatih timnas Shin Tae-yong, dia punya prinsip, sebelum kamu mati di lapangan, itu enggak boleh keluar. Sakit sakit sedikit, pemain itu mesti bermain terus. Tak ada yang namanya buka rompi atau kostum atau keluar lapangan sendiri. Keluar lapangan seperti itu tak berlaku bagi pemain timnas. Kalau fisik seperti itu, tak usah bermain sepak bola. Belajar saja yang rajin di kelas.

Sepak bola olahraga yang keras, mesti harus latihan setiap hari, rutin. Ikuti apa yang disampaikan oleh pelatih. Karena, pelatih itu sudah memiliki program, dan ikuti.

Kedua, masalah makan yang berkaitan dengan energi untuk pembentukan fisik. Untuk makan atau asupan gizi bagi tubuh, harus banyak unsur protein yang tinggi, dan karbohidrat. Jangan banyak makan gorengan. Karena gorengan itu mengandung minyak, yang menimbulkan lemak pada otot. Lemak itu bukan penyimpan energi.

Energi itu ada pada di otot, untuk mendorong gerakan tubuh. Gerakan sprin, pemain harus memiliki kekuatan otot dan gerakan yang cepat. Untuk mendapatkan protein yang tinggi, malam harus ada asupan protein. Bisa telur, ayam dan ikan. Tapi, jangan digoreng. Melainkan direbus atau diolah dengan cara lain yang tidak mengandung minyak, seperti diungkap. Pola makanan ini, supaya otot menjadi besar dan kuat.

Baca Juga :  Ditangkap Lagi, Residivis Kasus Penganiayaan Batal Pulang Kampung ke Kalimantan

Ketiga, yaitu istirahat atau recovery. Latihan, makan, recovery ini yang harus diperhatikan seorang pemain muda jika ingin masuk skuat timnas. Istirahat itu pada siang hari dan di malam hari. Latihan di pagi hari yang harus dimaksimalkan. Pada malam hari, tidur jangan sampai larut. Saat ini, banyak anak-anak atau pemain sepak bola yang tak bisa lepas dari gadget (hape android).

“Gadget itu membunuh generasi muda untuk menjadi pemain timnas. Ingat itu. Kalau mau jadi pemain timnas, tinggal gadget,” tegas Coach Alex.

Untuk jam istirahat malam, paling lama pukul 22.00 WIB atau pukul 10 malam, sudah waktunya tidur bagi seorang pemain yang ingin maju. Atau ingin masuk skuat timnas. Agar masa istirahat otot setelah beraktivitas itu bagus, atau maksimal. Fisik itu harus dilatih dengan pola latihan, makan dan masa istirahat yang tepat.

Stadion Sri Tri Buana Dompak-Tanjungpinang tempat memberikan tips ingin jadi pemain Timnas bagi Coach Firmansyah dan Alex Aldha.

Pada pagi hari, setelah salat subuh, pemain juga harus melatih fisik atau ototnya dengan cara sendiri. Bisa jogging 40 menit, push-up, sit-up dan skipping maupun latihan gerakan otot lainnya.

Kalau pemain sudah punya kesadaran sendiri dan bertekad dengan cita-citanya ingin menjadi pemain nasional, harus dijalani langkah-langkah ini. Memang, menjalani langkah-langkah atau tips menjadi pemain timnas ini sangat berat.

Enggak gampang menjadi pemain tim nasional itu. Tapi ingat, pemain timnas itu adalah top level (level paling tinggi). Harus didasari kesadaran dan kemauan, serta kerja keras dari pemain itu sendiri. Selamat mencoba tips dari Coach Firmansyah dan Alex ini, jika kamu ingin menjadi pemain Timnas Indonesia. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here