Beranda All News Hari Lahir Pancasila, Ansar Ahmad Pakai Tanjak Saat Mengikuti Upacara secara Virtual

Hari Lahir Pancasila, Ansar Ahmad Pakai Tanjak Saat Mengikuti Upacara secara Virtual

0
Ansar Ahmad Gubernur Kepri memakai tanjak Melayu pada saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021).

KEPULAUANRIAU (suaraserumpun) – 1 Juni merupakan Hari Lahir Pancasila, sebagai Dasar Negara Indonesia. Ansar Ahmad Gubernur Kepri pakai tanjak (destar khas Melayu) saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual, yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo, Selasa (1/6/2021).

Presiden RI Jokowi langsung bertindak sebagai inspektur upacara dari Gedung Pancasila Jakarta, Selasa (1/6/2021) pagi. Sedangkan Ansar Ahmad Gubernur Kepri bersama Forkompimda, mengikuti ucapara secara virtual di Gedung Graha Kepri, Batam.

Hadir pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual tersebut Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Pangkogabwilhan 1 Laksamana Madya TNI Nyoman Gede Ariawan, Kajati Kepri Heri Sutiono, Kapolda Kepri Irjend Pol Aris Budiman, Danrem Brigjend Jimmy Ramoz Manalu dan Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Minta Perbaikan Jalan Rumah Duka Batuaji ke BPJN Kepri

Hadir juga Danlanud RHF diwakili Letkol Pnb Iwan Setiawan, Danlatamal IV diwakili Kol Andi Rahmat, Kabinda Kepri diwakili Kol Komara Manurung, Asisten III Sekdaprov Kepri Muhamad Hasbi dan Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Kepri Lamidi.

Presiden Joko Widodo dalam amanahnya mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, harus dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meski Pancasila telah menyatu sepanjang NKRI ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi makin tidak ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia, tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

Baca Juga :  Hasil Euro 2020/2021, Denmark Vs Finlandia Berakhir 0-1

Menurut Presiden Jokowi, ada rivalitas pandangan dan idelologi. Ideololgi trans nasional cenderung terus meningkat memasuki lini kehidupan masyarakat dengan berbagai strategi. Pun juga dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Sehingga kemudahan ini bisa dimanfaatkan oleh ideologi trans radikal, untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Guna menghadapi ini semua, perlu pendalaman dan perluasan nilai-nilai Pancasila, dengan cara luar biasa, yang memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknolgi.

Karenanya Presiden Joko Widodo mengajak, Pancasila harus dijadikan pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan telnologi yang ber ke-Indonesiaan. Seluruh rakyat Indonesia harus bergerak aktif guna terus memperkokoh nilai-nilai Pancasila, guna mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan.

Baca Juga :  Doni Monardo Minta Pembentukan Satgas Pemulangan PMI di Kepri, Begini Kata Ansar

“Pada akhirnya saya mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila. Mari kita terus bumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara di negara kita tercinta,” demikian Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan naskah teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Pembacaan naskah UUD 1945 oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Sedangkan pembacaan doa oleh Menko PMK Muhajir Efendi.

“Kita bangga sebagai bangsa Indonesia, yang memiliki ideologi Pancasila. Dari nilai-nilai kebudayaan, kita juga bangga memiliki tanjak Melayu dan pelbagai budaya lainnya di Indonesia,” kata Ansar Ahmad usai mengikuti upacara memperingati Hari Lahir Pancasila secara virtual tersebut. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here