Beranda All News Cen Sui Lan: Opung, Program Jembatan Batam-Bintan Jangan Direcokin

Cen Sui Lan: Opung, Program Jembatan Batam-Bintan Jangan Direcokin

0
Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI bersama Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI, bahas anggaran jembatan Batam-Bintan dan infrasturktur di Kepri, belum lama ini,

JAKARTA (suaraserumpun) – Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kepri menyatakan, program jembatan Batam-Bintan jangan direcokin (digaduh), dengan menyediakan studi ekonomi. Karena, program pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah ada penugasan, PT Hutama Karya (HK).

BUMN Karya ini menjadi leader kontraktor untuk pembangunan proyek jembatan Batam-Bintan tersebut. Dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dalam hal ini adalah BUMN. Dengan skema ini PT Hutama Karya bisa mengundang investor untuk bersama-sama dalam menyelesaikan Proyek tersebut.

“Program pembangunan jembatan Batam-Bintan jangan direcokin la. Udah jalan kok semuanya,” kata Cen Sui Lan ketika ditanya tentang studi ekonomi jembatan Batam-Bintan, seperti yang dilontarkan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga :  Pemerintah Singapura Setuju Dibuka Wisata ke Batam dan Bintan, Ansar: Insya Allah Aman

“Feasibility study (FS), sudah selesai. Dan dalam FS itu sudah termasuk tentang ekonominya. FS itu kan tentang layak atau tidak layak nya,” sambungnya.

Cen Sui Lan mengibaratkan, progres pembangunan jembatan Batam-Bintan seperti berkendaraan.

“Kami di Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR sudah ada di kilometer 100. Sementara ada pihak lain yang bukan pemilik program, bicaranya masih di kilometer 10, sudah lewat itu,” tutur Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan mengemukakan, sebelum menyatakan pendapat atau menyarankan pembuatan studi ekonomi kepada Gubernur Kepri, tanyakan dulu atau cari informasi yang valid, tentang program tersebut.

Baca Juga :  Cen Sui Lan: Penataan Cagar Budaya Pulau Penyengat Mesti Terintegrasi

“Program jembatan Batam-Bintan ada di Kementerian PUPR dan Komisi V DPR RI,” tegasnya.

“Saya yang kawal dan endorse program ini,” ujar Cen Sui Lan menambahkan.

Kalau Pemprov Kepri, lanjut Cen Sui Lan, diberikan tugas untuk membereskan pembebasan tapak lahan jembatan Batam-Bintan tersebut.

“Jadi, kami tunggu laporan dari Pak Gubernur Kepri, tentang selesainya lahan itu. Supaya jangan ada informasi yang membingungkan masyarakat Kepri,” ucapnya.

“Opung (Luhut Pandjaitan), jangan direcokin janji Pak Presiden Jokowi nih. Nanti dibilang masyarakat Kepri, pak Jokowi tak menepati janji kampanyenya,” sambung Cen Sui Lan dengan nada bercanda.

Bagi Cen Sui Lan, Luhut Binsar Pandjaitan adalah seniornya di Partai Golkar. Cen Sui Lan begitu hormat kepada Luhut Binsar Pandjaitan. Bahkan, Cen Sui Lan sering bercanda dengan Menko Marves tersebut, yang biasa dipanggil “Opung” ini.

Baca Juga :  HUT Ke-97 Chevron di Indonesia, PT CPI Ajak Masyarakat Mengikuti Lomba Foto

Untuk progres (kemajuan) program pembangunan jembatan Batam-Bintan, Cen Sui Lan menyatakan, bakal ada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPR RI dan Dirjen Pembiayaan Infrakstruktur (PI) Kementerian PUPR, Rabu (31/3/21).

“Di RDPO nanti, aaya minta penjelasan dan laporan tentang progres program jembatan Batam-Bintan, kepada Dirjen PI PUPR. Justru itu, jangan direcokin lagi soal studi ekonomi untuk pembangunan jembatan Batam-Bintan itu,” kata Cen Sui Lan mengakhiri. (SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here