banner 728x90
Tim Social Investment Departemen PT Japfa Group membagikan telur kepada murid SDN 001 Teluk Bintan, Kabupaten Bintan dalam melaksanakan program JAPFA for Kids 2026, Kamis (21/5/2026). F- yen/suaraserumpun.com

Program JAPFA for Kids 2026 Menargetkan 750 Murid Malnutrisi di Delapan SD Teluk Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Tahun 2025, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sudah menjalankan program JAPFA For Kids di Kabupaten Bintan untuk wilayah Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang. Untuk program JAPFA for Kids 2026 ditujukan untuk delapan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Teluk Bintan, dengan target 750-an murid malnutrisi yang mesti diberikan asupan makanan bergizi.

Delapan SD di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi sasaran program JAPFA for Kids 2026 itu antara lain SDN 001 Teluk Bintan, SDN 004, SDN 005, SDN 007, SDN 009, SDN 012, SDN 013 dan SDN 014 Teluk Bintan.

Sasaran program JAPFA for Kids ini yaitu anak atau murid kekurangan gizi dan gizi buruk atau malnutrisi. Program ini fokus melakukan pencegahan dan perbaikan gizi kepada anak-anak sekolah dasar. Program yang sudah dijalankan beberapa tahun terakhir ini, kembali dilaksanakan untuk membantu upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Rachmat Indrajaya selaku Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia menjelaskan, program APFA for Kids 2026 ini ada dua target, yakni penurunan malnutrisi serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, sebagai upaya pencegahan.

“Kita akan bekerja sama dengan Puskesmas juga untuk melakukan screening anak-anak yang kekurangan gizi dan gizi buruk, untuk dilibatkan dalam program ini,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Setelah itu, lanjutnya, melalui unit Japfa Comfeed Indonesia yang ada di Kabupaten Bintan yakni PT Indojaya Agrinusa akan menyalurkan telur ayam sebagai sumber protein hewani kepada penerima manfaat. Penerima manfaat akan dimonitor secara rutin untuk mengawasi tumbuh kembang anak-anak yang menerima manfaat program tersebut.

“Secara rutin nanti kita cek berat badan dan tinggi badannya setiap bulan, untuk mengetahui pertumbuhannya. Kita akan dibantu pihak sekolah dan puskesmas. Serta dukungan dari orangtua murid,” ujarnya.

Selain mendistribusikan telur ayam untuk dikonsumsi kepada anak-anak penerima manfaat, program JAPFA for Kids juga mengedepanan upaya pencegahan dengan pembiasaan perilaku hidup sehat.

Delapan Sekolah Dasar binaan dalam program JAPFA for Kids tersebut setiap pekan secara rutin melakukan pembiasaan perilaku hidup sehat. Mulai dari kegiatan senam yang dinamai 4 pilar gizi seimbang.

“Nanti senam dengan treatmet musik yang mengajak anak-anak berperilaku hidup sehat. Habis senam kita edukasi cuci tangan dan pemeriksaan kuku, baru memakan bekal yang dibawanya,” terangnya.

Hal ini dilakukan lantaran, ada beberapa kasus yang anaknya berkecukupan gizi namun sering kali dianggap kekurangan gizi karena masalah cacingan. Untuk itu, pembiasaan perilaku hidup sehat sebagai langkah penting untuk pencegahan.

Program JAPFA for Kids 2026, saat ini masih tahap menyosialisasikan program kepada guru dan kepala sekolah. Selanjutnya akan melakukan langsung program JAPFA for Kids. PT Japfa berharap peran sekolah, Puskesmas dan orang tua agar program ini bisa berjalan optimal.

“Orang tua lah yang berperan penting menyukseskan program ini. Termasuk pihak sekolah dan Puskesmas. Kami (Japfa) tidak bisa berjalan sendiri,” harapnya.

Pada kesempatan lain, Siti Humaida selaku Tim Social Investment Departemen PT Japfa Group menambahkan, saat ini, tim sudah melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi tentang program JAPFA for Kids 2026. Di Bintan, ada delapan sekolah dasar (SD) yang menjadi sasaran.

“Dari delapan SD di Teluk Bintan, Kabupaten Bintan ini, dari data yang kita terima ada sekitar 750 murid yang menjadi target untuk pemberian gizi. Hari ini, kita melakukan pemberian 200 telur kepada murid SDN 001 Teluk Bintan, dan memberikan edukasi terhadap guru dan kepala sekolah penerima manfaat program JAPFA for Kids 2026 ini,” sebut Siti Humaidi didampingi Viky dan tim lainnya.

Siti Humaida tim Social Investment Departemen PT Japfa Group memberikan edukasi tentang program JAPFA for Kids 2026 kepada guru dan kepala sekolah, Kamis (21/5/2026). F- yen/suaraserumpun.com

Sebelumnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menjalankan program JAPFA for Kids 2025 di dua kecamatan Kabupaten Bintan. Program JAPFA for Kids tahun 2025 selama enam bulan berjalan, berhasil menurunkan 60 persen malnutrisi pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. (yen)

Editor: Sigik RSProgram JAPFA for Kids 2026 Menargetkan 750 Murid Malnutrisi di Delapan SD Teluk Bintan

Bintan, suaraserumpun.com – Tahun 2025, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sudah menjalankan program JAPFA For Kids di Kabupaten Bintan untuk wilayah Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang. Untuk program JAPFA for Kids 2026 ditujukan untuk delapan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Teluk Bintan, dengan target 750-an murid malnutrisi yang mesti diberikan asupan makanan bergizi.

Delapan SD di Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi sasaran program JAPFA for Kids 2026 itu antara lain SDN 001 Teluk Bintan, SDN 004, SDN 005, SDN 007, SDN 009, SDN 012, SDN 013 dan SDN 014 Teluk Bintan.

Sasaran program JAPFA for Kids ini yaitu anak atau murid kekurangan gizi dan gizi buruk atau malnutrisi. Program ini fokus melakukan pencegahan dan perbaikan gizi kepada anak-anak sekolah dasar. Program yang sudah dijalankan beberapa tahun terakhir ini, kembali dilaksanakan untuk membantu upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Rachmat Indrajaya selaku Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia menjelaskan, program APFA for Kids 2026 ini ada dua target, yakni penurunan malnutrisi serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, sebagai upaya pencegahan.

“Kita akan bekerja sama dengan Puskesmas juga untuk melakukan screening anak-anak yang kekurangan gizi dan gizi buruk, untuk dilibatkan dalam program ini,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Setelah itu, lanjutnya, melalui unit Japfa Comfeed Indonesia yang ada di Kabupaten Bintan yakni PT Indojaya Agrinusa akan menyalurkan telur ayam sebagai sumber protein hewani kepada penerima manfaat. Penerima manfaat akan dimonitor secara rutin untuk mengawasi tumbuh kembang anak-anak yang menerima manfaat program tersebut.

“Secara rutin nanti kita cek berat badan dan tinggi badannya setiap bulan, untuk mengetahui pertumbuhannya. Kita akan dibantu pihak sekolah dan puskesmas. Serta dukungan dari orangtua murid,” ujarnya.

Selain mendistribusikan telur ayam untuk dikonsumsi kepada anak-anak penerima manfaat, program JAPFA for Kids juga mengedepanan upaya pencegahan dengan pembiasaan perilaku hidup sehat.

Delapan Sekolah Dasar binaan dalam program JAPFA for Kids tersebut setiap pekan secara rutin melakukan pembiasaan perilaku hidup sehat. Mulai dari kegiatan senam yang dinamai 4 pilar gizi seimbang.

“Nanti senam dengan treatmet musik yang mengajak anak-anak berperilaku hidup sehat. Habis senam kita edukasi cuci tangan dan pemeriksaan kuku, baru memakan bekal yang dibawanya,” terangnya.

Hal ini dilakukan lantaran, ada beberapa kasus yang anaknya berkecukupan gizi namun sering kali dianggap kekurangan gizi karena masalah cacingan. Untuk itu, pembiasaan perilaku hidup sehat sebagai langkah penting untuk pencegahan.

Program JAPFA for Kids 2026, saat ini masih tahap menyosialisasikan program kepada guru dan kepala sekolah. Selanjutnya akan melakukan langsung program JAPFA for Kids. PT Japfa berharap peran sekolah, Puskesmas dan orang tua agar program ini bisa berjalan optimal.

“Orang tua lah yang berperan penting menyukseskan program ini. Termasuk pihak sekolah dan Puskesmas. Kami (Japfa) tidak bisa berjalan sendiri,” harapnya.

Pada kesempatan lain, Siti Humaida selaku Tim Social Investment Departemen PT Japfa Group menambahkan, saat ini, tim sudah melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi tentang program JAPFA for Kids 2026. Di Bintan, ada delapan sekolah dasar (SD) yang menjadi sasaran.

“Dari delapan SD di Teluk Bintan, Kabupaten Bintan ini, dari data yang kita terima ada sekitar 750 murid yang menjadi target untuk pemberian gizi. Hari ini, kita melakukan pemberian 200 telur kepada murid SDN 001 Teluk Bintan, dan memberikan edukasi terhadap guru dan kepala sekolah penerima manfaat program JAPFA for Kids 2026 ini,” sebut Siti Humaidi didampingi Viky dan tim lainnya.

Sebelumnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menjalankan program JAPFA for Kids 2025 di dua kecamatan Kabupaten Bintan. Program JAPFA for Kids tahun 2025 selama enam bulan berjalan, berhasil menurunkan 60 persen malnutrisi pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *