banner 728x90
Mobil Avanza digerek usai mengalami kecelakaan maut di kawasan Coastal Area Karimun, Minggu (19/4/2026) pagi. F- ist

Pengemudi Avanza Hilang Kendali di Coastal Area Karimun, Satu Keluarga Jadi Korban Saat Berolahraga

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Pengemudi mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi BP 1442 YK hilang kendali dan menabrak kerumunan warga di Costal Area Karimun, Minggu (19/4/2026) pagi. Akibatnya, satu keluarga menjadi korban saat berolahraga, seorang meninggal dunia.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, tepatnya berlokasi di area Tugu MTQ. Lokasi ini memang kerap menjadi titik kumpul masyarakat untuk berolahraga pagi di akhir pekan.

Menurut keterangan saksi mata, mobil tersebut melaju dengan tidak stabil sebelum akhirnya menghantam deretan sepeda motor yang sedang terparkir. Tak berhenti di situ, laju mobil baru terhenti setelah terjun ke arah laut yang saat itu kondisinya sedang surut.

Dampak paling memilukan dialami oleh satu keluarga yang tengah asyik berolahraga. Pasangan suami istri beserta dua orang anak mereka menjadi korban langsung dari hantaman minibus tersebut.

Seorang saksi di lokasi, Sri Ultari menceritakan detik-detik mencekam saat ia berusaha menolong para korban.

“Tadi suami saya bawa ke RS ada anak laki-laki dan perempuan. Kondisi telinganya mengeluarkan darah. Istrinya tergeletak dekat tiang, suami langsung terduduk di sisi dua anaknya ini,” ungkap Sri.

Pascakejadian, pengemudi Avanza tersebut keluar dari mobil dalam kondisi panik. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pengemudi tersebut diketahui menginap di salah satu hotel di kawasan Karimun. Muncul dugaan kuat bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol saat berkendara. Hal ini diperkuat dengan temuan warga di dalam mobil.

“Tadi kalau tidak salah di dalam mobil didapati juga ada minuman (alkohol),” tambah Sri.

Insiden ini sontak menjadi pusat perhatian ratusan warga yang sedang beraktivitas di Coastal Area. Warga bergotong-royong mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Terkait status hukum pengemudi maupun hasil tes urine untuk memastikan apakah ada pengaruh narkoba atau alkohol dalam insiden maut ini. (ion)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *